Di luar angkasa, tampak markas lain.
Tentunya dengan teknologi yang jauh lebih canggih.
Sebuah layar menunjukkan wajahku dengan status harus diamankan.
Beberapa bulan setelah Nexus tumbang...
Anak2 Nexus diburu oleh pihak pemerintah karena dianggap ancaman.
Negara2 saling tuding, takut anak2 ini jadi senjata mematikan.
Aku, Rael, Liora, Kenji, dan Rex kini jadi buronan.
Kelompok anak2 Nexus dipaksa kabur dari tempat perlindungan setelah serangan mendadak dari tim elite.
Kota tempat persembunyian kami diserbu.
Jalan2 diblokir dan setiap pergerakan dipantau drone.
Kami harus menyeberang hutan, rawa, dan terowongan tua hanya untuk bertahan hidup.
"Mereka gak pengen kita hidup. Tapi mereka juga gak pengen kita mati. Mereka pengen kendali." Ucap Rael.
"Mereka takut sama yang gak bisa mereka kontrol. Tapi justru karena itu... kita gak boleh kalah." Ucap Alvaro.
Kenji melacak kontak lama bernama Davin, mantan intelijen dengan informasi tentang ARKTOS, organisasi rahasia yang ternyata menyusup dalam sistem internasional.
Katanya, hari ini mereka berdua akan bertemu.
Lokasinya di rel kereta bawah tanah yang sudah lama tak digunakan.
"Lorang pikir Nexus yang paling gila? Kalian belum lihat isi perut ARKTOS! Mereka pengen reset umat manusia!" Ucap Davin.
"Dan kami gak akan biarin itu terjadi!" Lanjutnya.
Anak2 Nexus mulai merasa perubahan aneh.
Tubuh mereka semakin kuat, tapi juga mulai rapuh.
Kulit Liora mengeluarkan energi dari dalam tubuhnya.
Kenji pingsan karena tekanan gravitasi tubuhnya sendiri.
Tapi sebelum itu, mereka menemukan dokumen lama.
Program Nexus sejak awal memang dirancang untuk hanya bertahan hingga usia 18 tahun.
"Jadi kita ini bom waktu hidup?"
"Kekuatan ini bukan hadiah. Ini jebakan!" Ucap Kenji.
Satelit dunia padam dalam hitungan menit.
Internet, komunikasi militer, dan bahkan alat medis digital berhenti total.
Ternyata ARKTOS mengaktifkan Exodus Protocol, proyek mematikan peradaban lama dan hanya menyisakan yang terpilih secara genetik.
"Ini bukan peran…
Play To Lose
Ibu, Aku Pulang
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 54 Episodes
Comments