Langit mendung.
Suara guntur menggema dari kejauhan.
Aku menyusup melewati pagar belakang.
Ku lumpuhkan satu penjaga, lalu membuka kunci pintu gudang arsip.
Di dalam, tumpukan dokumen, flashdisk, dan berkas rahasia.
Tak lupa ku ambil sebagian file, seperti data nasabah ilegal, rekening ganda, dan satu USB, lalu keluar cepat.
Yeah...
Alarm berbunyi.
Hendra melempar gelas ke dinding.
Kacanya pecah, sekretarisnya ketakutan.
Ya iyalah takut!
Mereka cuma sekretaris, bukan pembunuh kek gw!
"Data nasabah ilang?! Gimana bisa? Gimana bisa satu orang masuk ke gudang arsip gw?!" Bentak Hendra.
"Itu bukan pencuri biasa, bos. Kamera cuma nangkep siluet. Gerakannya terlatih!" Ucap anak buahnya.
"Ini bukan soal dokumen ilang. Ini tantangan! Gw bakal bikin dia nyesel mainin gw!" Ucap Hendra.
Aku memeriksa isi flashdisk.
Rio duduk dengan kopi panas.
Melihat Hendra panik lewat berita lokal.
Ia menawarkan secangkir kopi padaku, tapi aku menolaknya.
Ayolah!
Gw harus hidup lebih lama lagi!
Demi istri dan anak gw, mana bisa gw ngerusak lambung gw sendiri!
"Dia mulai goyang." Ucapku.
"Bukan jatuh, ini mah baru lecet doang!" Ucap Rio.
"Kita lanjut?" Tanya dia.
"Ya! Tapi jangan buru2! Gw gak boleh mati dulu sebelum hari itu datang!" Ucapku.
Bulan ke-5.
Ini artinya 4 bulan lagi istriku akan melahirkan.
Tiap 2 minggu ku kirimkan surat tanpa nama.
Meski isinya selalu sama, tapi ku yakin sayangku bakal ngerti perjuangan dan pengorbanan yang ku lakukan untuknya dan anak kita.
“Aku di sini. Jaga kamu dari jauh.” Pesan dariku.
Sayangku lagi ngapain ya?
Apakah dia juga mengkhawatirkanku?
Dia kangen aku gak ya?
Hiks, sayang!
Kenapa kita terpisah begini sih?
Aku rindu berada di dekatmu, dibelai kamu, dan bermanja denganmu!
"Surat ini lagi? Dia cetak berapa banyak sih?" Tanyaku.
Aku mengoleksi suratnya.
Menurutku, dia yang berjauhan begini dengan dia yang selalu nempel denganku tuh beda banget!
Kalo yang sekarang dia ngenes banget!
Pas sama gw, sifat bocilnya keluar semua!
Tapi gpp.
Dia tetep imut kok…
Play To Lose
Kerjain Hendra
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 54 Episodes
Comments