Seperti yang sayangku katakan, mereka berdua diskusi begitu lama!
Meski aku sempat menguping pembicaraan mereka, yang dibahas pasti aja tentang bisnis bisnis dan bisnis!
Aku tidak berpikir ada hal bagus yang bisa dipelajari dari ayahnya.
Kenapa dia harus belajar dari ayahnya sendiri sedangkan ayahnya aja gembel begitu?
Jika aku bertanya hal ini, akankah sayangku marah padaku?
"Ayo tidur!" Ucap sayangku.
"Aku senang kamu selesainya cepat." Ucapku.
"Em..."
"Ada apa, sayang? Ada sesuatu yang ingin kamu bicarakan juga?" Tanya sayangku.
"Kamu sering diskusi bareng papa ya?" Tanyaku.
"Iya dong! Sama mama juga iya!" Ucapnya.
"Kalo sama aku mau gak?" Tanyaku.
"Mau dong! Kamu kan suami aku. Masa aku nggak mau?" Tanya dia.
"Baiklah. Kamu bisa tidur sekarang." Ucapku.
Aku merasa ada yang gak beres dengan keluarga ini.
Bukan.
Bukan hanya keluarga inti, tapi juga kerabat2nya!
Aku tidak bisa membiarkan sayangku berada di tempat berbahaya begini!
Sayangku harus aman denganku!
"Ada apa dengannya? Dia tidak seperti biasanya! Baru kali ini gw dibuat merinding akan kehadirannya! Mana dia tidur pake ada acara peluk2 segala lagi lah! Kan jadi serem tau!" Batin sayangku.
Sayangku tuh cepat banget!
Baru tidur aja dah langsung terlelap!
Baguslah!
Ini kesempatanku beraksi!
Aku harus memeriksa isi hp nya dan memasang penyadap!
Pokoknya aku harus tau apa yang dilakukan sayangku saat tak bersamaku!
Dengan begitu, aku jadi tau apa yang harus kulakukan kedepannya!
"TING!"
"Besok Lo dateng kan?" Pesan dari Miller.
Cowo ini lagi?
Dapet dari mana nomor sayangku?
Mereka tukeran nomor?
Atau mereka masih simpan nomor masing2 sejak SMA?
Terserah lah!
Yang jelas sayangku pasti datang ke sana dan aku tak bisa menghentikannya.
Sebagai gantinya, aku harus pastikan semuanya berjalan sesuai keinginanku!
Aku memeriksa semuanya.
Kulakukan dengan cepat dan tepat.
Tak ada yang boleh terlewatkan!
Penyadapan ini harus selesai sebelum sayangku bangun!
Aku sadar betul dia tidak mudah dibodohi.
Kalau begitu aku ingin…
Play To Lose
Sadap HP
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 54 Episodes
Comments