"Jangan terlalu senang dulu! Yang kamu bunuh itu bukan Paul yang asli loh! Dia tak semudah itu kamu tangkap lalu mati di tempat!" Ucap sayangku.
Sesaat aku tersentak.
Bukan ini yang kuinginkan.
Sayangku malah menatapku dingin.
Apa aku melakukan kesalahan?
Ah!
Jadi yang kubunuh hanyalah yang palsunya ya?
Sekarang aku ngerti kenapa sayangku pernah bilang si brengsek ini orang yang picik.
"Kupikir apaan? Ternyata kamu cuma mau nunjukin yang beginian? Baiklah. Jika itu yang kamu mau, beritahu aku apa yang kamu butuhkan untuk nyelesain semua ini!" Ucapnya.
"Kamu tidak membenciku dan malah menawarkan bantuan untukku yang berniat membunuh kekasih gelapmu?" Tanyaku.
"Bunuh aja. Terserah kamu mau ngebunuhnya gimana. Dia emang lebih baik disingkirin kok! Pengganggu sepertinya tak cocok untuk ikut campur di kehidupan rumah tangga kita." Ucapnya.
"Hiks! Sayang... Akhirnya kamu melihatku dan berada di pihakku!" Ucapku.
"Kamu ngelakuin ini semua buatku, buat kita berdua, dan buat keluarga kita. Tentu saja aku memihak suamiku! Kamu kan emang layak didukung." Ucapnya.
"Sayang..."
"Bersihkan dulu tubuhmu itu! Aku akan membawakan baju ganti. Kamu nggak berniat tidur dengan tubuh yang berlumuran darah si keparat itu kan?" Tanya sayangku.
"Ya nggak lah! Nggak sudi aku!" Ucapku.
Syukurlah sayangku nggak jijik padaku!
Melihatnya mendukungku aja udah bahagianya minta ampun!
Itu artinya jika aku membunuh siapapun demi sayangku, dia takkan pernah menghalangiku!
Eh?
Apa ini?
Kertas ini berisi rencana sayangku sepulang kerja bakal ketemuan sama 3 teman lamanya saat masih di bangku sekolah?
Dia tidak mengajakku dan justru pengen pergi sendiri?
Apa aku tidak diharapkan kehadiranku di pertemuan itu?
Yah...
Bete banget!
"Kamu mau nongki ya nanti pulang kerja?" Tanyaku.
"Ya. Mau ikut tah?" Tanya sayangku.
"Ya mau lah! Kamu kan tau aku bakal gila kalo kamu nggak di sisiku." Ucapku.
"Yaudah. Hari ini aku nggak bawa mobil. Pas kamu mau berangkat kerja, sekalian anterin aku. Ntar pulangnya kamu jemput…
Play To Lose
Gengsi tapi Mau
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 54 Episodes
Comments