Pagi itu, matahari baru saja terbit, menyinari jendela kamar Nichole dengan cahaya lembut yang menembus tirai tipis. Nichole, yang sudah bangun sejak sebelum fajar, sedang duduk di meja kerjanya, memeriksa beberapa dokumen penting. Namun, pikirannya tidak sepenuhnya berada di sana. Di luar, suara langkah kaki di tangga semakin dekat. Elle.
Elle, meskipun sudah bangun, seringkali terlambat keluar dari kamarnya karena kebiasaannya yang suka menunda-nunda. Biasanya, ia akan datang ke ruang makan dengan rambut acak-acakan dan mata yang setengah terpejam. Tapi kali ini, berbeda. Ada sesuatu yang tampak berbeda tentangnya.
Nichole menoleh ke arah pintu yang terbuka lebar, dan Elle masuk dengan ekspresi bingung. Rambutnya yang panjang tertata rapi, dan ia mengenakan piyama berwarna biru muda yang membuatnya terlihat lebih cantik dari biasanya. Namun, wajahnya tampak penuh dengan kekecewaan.
"Ada apa?" tanya Nichole dengan nada sedikit khawatir, meskipun ia berusaha terlihat tenang.
Elle menghela napas panjang. "Aku... aku kesulitan dengan resep sarapan hari ini. Aku tidak bisa membuat roti panggang dengan benar. Roti itu... seperti beton," katanya sambil menunjuk roti yang terbakar di atas meja makan.
Nichole hanya mengangkat alisnya dan melangkah mendekat. "Roti panggangmu tidak mungkin lebih buruk daripada apa yang biasanya aku buat," jawabnya sambil tersenyum tipis. "Berikan saja padaku."
Elle terkekeh, namun ia merasa sedikit malu. "Aku serius! Ini benar-benar tidak bisa dimakan."
Dengan sikap percaya diri yang khas, Nichole mengambil alih tugas yang seharusnya menjadi urusan Elle. Ia menyalakan ulang pemanggang roti, sambil menambahkan sedikit butter di atas roti yang baru.
“Begini cara melakukannya,” kata Nichole dengan nada gurauan. "Ini bukan tentang seberapa keras kita menekan roti, tetapi tentang seberapa sabar kita menunggunya matang dengan sempurna."
Elle berdiri di dekatnya, merasa geli dengan sikap Nichole yang anehnya penuh percaya diri dalam hal-hal kecil s…
Menikah Kontrak Dengan Bos Mafia
Elle & Nichole: Roti Panggang
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 29 Episodes
Comments