Planning

Aroma kopi menusuk hidung Acha ketika ia pertama kali menginjakkan kaki di kafe itu. Tanpa berlama-lama, ia, Serra, dan Maya langsung mencari tempat di paling pojok—spot favorit mereka untuk menghindari orang berlalu-lalang. Setelah pesanan mereka datang, barulah mereka membuka laptop kemudian sibuk dengan urusan masing-masing.

Dua minggu sekali, biasanya mereka berkunjung ke kafe setelah pulang sekolah. Mereka akan bersantai atau mengerjakan tugas seperti saat ini. Nongkrong di kafe sudah menjadi rutinitas untuk menjernihkan pikiran setelah pulang sekolah. Yang membuat Acha betah karena di kafe biasanya terdapat deretan cogan alias cowok ganteng dari sekolah yang berbeda. Lumayan bisa cuci mata setelah menghadapi pelajaran menyulitkan seperti Matematika, Fisika, Kimia, maupun Biologi.

"Emm ... gue belum bilang ini ke kalian," ucap Acha sambil menyeruput vanilla milkshake—minuman favorit Acha di kafe itu.

"Apa lagi nih? Gue yakin, lo bakal bahas soal Al lagi," tebak Serra yang langsung diangguki Acha. Sangat jelas omongan Acha terbaca karena Al menjadi topik hangat yang sahabatnya itu bicarakan akhir-akhir ini. "Kali ini apa? Al nembak lo?"

"Ih, bukan!" dengus Acha. "Eh, tapi amin, deh." Acha cengar-cengir, tetapi ia kembali memasang wajah serius. "Gue mau ke sekolah Al bareng Aya. Kalau kalian nggak tahu, Aya itu anak IPS, satu tim sama gue juga di Cheers."

Serra menggeram kesal melihat Acha yang memberikan berbagai effort agar Al menyukainya. Ya, tidak sepenuhnya salah, tetapi haruskah Acha berusaha sekeras itu? Terutama kepada laki-laki yang bahkan tidak ia kenal? Serra hanya tidak mau Acha menjadi perempuan gampangan atau mudah dibodohi. "Nggak usah deh, pake acara ke sekolah dia segala! Lo mau dianggep freak? Atau dianggep stalker?"

"Udah gue duga, lo selalu nggak seneng sama rencana gue!" Acha berdecak kesal. "Iri apa gimana lo? Makanya cari cowok juga sana. Kerjaan lo tiap hari ngamuk mulu, mana mau cowok sama lo."

Tidak terima diledek seperti itu, Serra pun…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!