"BISA NGGAK, JANGAN IKUTIN GUE LAGI?!"
Al menghentikan langkahnya. Ia sengaja berjalan menuju halaman belakang sekolah agar bisa berbicara leluasa. Ia benar-benar muak dengan perilaku perempuan di hadapannya yang terus-terusan mengikutinya dari kemarin.
"Aku nggak terima, Al! Kenapa kita harus putus? Aku kan udah minta maaf!" teriak perempuan itu tidak terima. Tangannya meraih tangan Al lalu menggenggamnya erat.
"Minta maaf nggak bisa bikin hubungan kita balik. Gue nggak mau pacaran sama lo lagi!" Al menghempaskan tangan perempuan itu dengan keras. Bukan bermaksud kasar, hanya saja kekesalannya sudah berada di ubun-ubun.
"Kamu sekarang berubah ya, Al. Kamu nggak pernah kasar gini ke aku." Perempuan itu menangis sesenggukan. Air matanya menetes deras—ia berusaha terlihat menyesal di depan Al. Tetapi Al keburu kesal. Laki-laki itu sama sekali tidak mau melihat wajah perempuan itu lagi.
"Lo yang berubah! Gue jijik sama lo, sumpah!" bentak Al. "Dan, yang paling bikin gue jijik, lo berani selingkuh sama dia!" Sungguh, selama menjalin hubungan dengan perempuan itu, tidak pernah terpikir akan ada kejadian seperti ini. Bisa-bisanya perempuan yang ia cintai selama ini malah melumat bibir dengan laki-laki lain.
Nasi sudah menjadi bubur, begitu pula dengan hubungan Al bersama perempuan itu. Perempuan itu selingkuh dengan laki-laki lain dan membuat Al sangat kecewa. Meski Marlina yang memaksa pun tidak akan membuat Al kembali dengan perempuan itu. Al sudah bertekad bulat. Orang yang selingkuh, selamanya akan tetap selingkuh. Al tidak mau jatuh ke lubang yang sama.
Perempuan itu semakin menangis. Wajahnya tidak karuan karena dibasahi air mata. "A-Al ... aku tahu ... sifat kamu nggak kayak gini. B-bisa kan, aku dikasih ... kesempatan kedua?"
"Gue geli lihat lo sok-sokan nangis kayak gini," decak Al sebelum akhirnya meninggalkan perempuan itu yang masih menangis.
"ALISTER, AKU MASIH SAYANG KAMU!" Perempuan itu berteriak tetapi tidak membuat Al menghentikan langkahnya.
Tiba-tiba, n…
Korban Virtual Check!
Nightmare
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 34 Episodes
Comments