"Stella! Sini!"
Aya berdiri kemudian menghampiri seorang gadis cantik sebayanya. Sementara, mata Acha justru fokus pada dua laki-laki yang berdiri tepat di belakang Stella. Salah satu laki-laki itu menatap Acha.
"Bagas," gumam Acha sedikit terkejut ketika mata mereka Kemudian, ia menyadari bahwa Al bersama Bagas. Laki-laki itu sibuk menelepon seseorang. Langsung saja Acha kembali melihat pantulan wajahnya. Kali ini bukan di cermin, melainkan di layar ponselnya yang menghitam. Ia harus memastikan tidak ada saus sambal di bibirnya.
"Weh, Acha! Sini!" panggil Aya. Kemudian, ia menyengir lebar ketika melihat Bagas dan Al. "Akhirnya ketemu lagi! Kangen gue, nggak?"
"Kangen banget, sayang," goda Bagas sambil tertawa kencang.
Sementara, Al tidak merespons apa pun. Menoleh saja tidak. Ia asyik berbicara dengan seseorang di balik teleponnya. Mereka tidak mempermasalahkan karena Al memang sibuk menelepon.
"Idih, playboy banget sih jadi orang," dengus Stella.
Acha mendekati empat orang itu dengan ragu-ragu. Rasa canggung sedikit menyelimuti hatinya. Bukan karena Stella yang notabenenya orang asing, melainkan karena Bagas dan Al. Acha belum siap apabila ia bertemu Bagas. Setelah menjaga jarak bahkan jarang membalas pesan, memangnya ia punya muka untuk melihatnya? Acha kan juga memiliki perasaan tidak enak pada Bagas.
"Weh, lo ke sini? Nggak nyangka gue. Kenal Aya juga ternyata," ucap Bagas sambil menyengir.
Acha tersenyum canggung. "Temen sekolah gue, nih."
"Lah, kalian saling kenal?" tanya Aya terkejut. Kemudian, ia menatap Acha sejenak. Ia memberikan kode mata seolah apakah Bagas ini gebetan yang dimaksud.
"Iya, Bagas kenalan gue," jawab Acha sambil menggeleng pelan untuk menjawab kode Aya.
"Makan bareng gimana?" tawar Bagas bersemangat.
Aya mengangguk menyetujui. "Boleh tuh, gue lagi laper juga."
Acha langsung kalang kabut. Berdiri bersama mereka saja membuatnya canggung setengah mati. Tetapi Acha juga tidak mau menolak kesempatan makan bersama Al. Mungkin saja ia bisa duduk…
Korban Virtual Check!
Kejutan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 34 Episodes
Comments