Mata Acha terus menatap jalanan yang ramai dengan berbagai jenis mobil dan motor. Jari-jarinya memainkan kuku—tanda Acha sangat gugup sekarang. Tentu saja ia gugup. Di sampingnya ada Al tetapi Acha sama sekali tidak tahu harus berkata apa. Sebelum ia bertemu Al, otaknya sudah merangkai berbagai kalimat untuk ia lontarkan. Sayangnya begitu bertemu, lidahnya terasa kelu. Mau menyapa saja terasa berat. Sejak Acha keluar dari rumah hingga sekarang, belum ada satu kalimat pun yang keluar.
Mobil Al berhenti di suatu tempat. Acha tampak tidak asing di tempat ini. Rupanya Al kembali membawa Acha ke pantai seperti sewaktu Acha setelah pentas Cheerleader. Ya, pantai memang cocok digunakan bersantai sekaligus mengobrol. Apalagi pemandangannya di sore hari membuat mata terasa terhibur ketika melihat warna senja itu.
Kali ini, Al hanya membawa karpet mini. Tidak ada makanan karena memang tujuan mereka di sini untuk mengobrol. Lagi pula di situasi seperti ini, makan bersama merupakan sesuatu yang kurang enak dilakukan. Semakin membuat canggung saja.
"Cantik pemandangannya ya, Al?" Stres rasanya Acha dengan situasi canggung yang mencekiknya. Alhasil, ia memberanikan diri untuk membuka obrolan. Tentu saja dimulai dari obrolan basa-basi dahulu.
"Lo 'kan pernah ke sini." Al langsung menoleh Acha dengan heran. Benar juga, Acha baru saja ke pantai ini. Pemandangannya sama pula—di sore hari.
"Oh iya." Acha langsung membungkam mulutnya lalu menunduk. Sepertinya ia salah memilih topik basa-basi.
Keduanya kembali memperhatikan tenggelamnya matahari hingga perlahan langit berubah gelap. Di saat seperti ini, mereka masih berdiam diri. Al pun mengalami hal yang sama seperti Acha. Sudah merangkai kalimat di otak tetapi belum bisa diutarakan.
"Al ...."
"Acha ...."
Rupanya Al dan Acha sama-sama berbicara. Keduanya langsung tersenyum canggung dan menatap ke arah lain. Niatnya membuka pembicaraan tetapi semakin canggung.
"Lo dulu aja. Ladies first." Al mempersilakan Acha untuk berbicara dahulu.
Ac…
Korban Virtual Check!
I Hope You're Happy
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 34 Episodes
Comments