Siang-siang begini, Acha dan teman-temannya menghabiskan waktu istirahat di bawah rindangnya pohon. Dengan beralaskan karpet mini yang Serra bawa, mereka duduk tepat di bawah pohon. Terik matahari yang panas terganti dengan udara sejuk yang dibawa pohon tersebut. Sementara, Acha dari tadi tidak berniat duduk. Gadis itu berjalan ke sana ke mari dengan ponsel di genggamannya. Tidak lupa, senyum bahagia yang belum luntur dari mulutnya.
Sebenarnya Serra ingin mengabaikan, tetapi Acha yang bolak-balik berlalu-lalang di depannya membuatnya penasaran dan sedikit mengganggu pandangannya. Rasanya ia ingin membuat Acha duduk dan tidak banyak tingkah. "Lo ngapain, sih? Dari tadi berdiri mulu."
Tetapi pertanyaan Serra tidak Acha gubris. Bukan sombong, telinga Acha seakan tidak mendengar apa-apa. Ia sibuk dengan dunianya sendiri.
"ADA ZAYN MALIK!" teriak Serra tiba-tiba.
Acha dan Maya langsung menoleh ke arah sumber suara. Keduanya menghentikan aktivitasnya sejenak. Kali ini, Acha tidak memedulikan ponselnya, bahkan Maya langsung menutup novelnya. Tetapi, setelah tahu mereka ditipu, Acha langsung menendang batu kerikil di dekat kakinya ke arah Serra. Maya pun melemparkan hujatan-hujatan karena telah mengganggu waktu membacanya.
Serra mendengus kesal. Ia kembali bermain ponselnya seolah tidak terjadi apa-apa. "Giliran cogan aja langsung pada noleh," gumamnya. "Makanya kalau dipanggil tuh nengok, Acha!"
"Ya udah, apa?!" tanya Acha sambil duduk di depan Serra dan Maya. Kalau dipikir-pikir, kakinya sedikit pegal karena banyak berdiri tadi.
"Ngapain berdiri mulu? Sambil senyum-senyum lagi, merinding!" Serra bergidik ngeri sambil menatap Acha dengan heran. Yang ditatap justru semakin melebarkan senyumnya. Untungnya hari masih siang sehingga auranya tidak begitu seram. "Tuh, kan, hih serem!"
Acha memajukan tubuhnya kemudian memberikan gerakan tangan agar Serra dan Maya ikut mendekat. Akhirnya, mereka bertiga membentuk lingkaran dan siap mendengar cerita Acha.
"Gue diajak calon mertua b…
Korban Virtual Check!
Gugup
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 34 Episodes
Comments