Realita

Lebih dari satu bulan ia mengejar, hanya dalam sehari ia dikecewakan. Begitulah kalimat yang menggambarkan kehidupan Acha akhir-akhir ini. Semenjak ia pulang dari rumah Al, Acha sering menangis tiap malam. Membayangkan Al yang menolaknya membuat Acha terpukul. Padahal selama ini Acha sudah berharap banyak. Ya, mungkin memang salah Acha yang berekspektasi tinggi.

Tetapi yang membuat Acha tidak menyangka adalah perilaku Al. Setelah kejadian itu, Al sering mengiriminya pesan melalui DM dan Line-nya. Jika Acha lihat dari notifikasi, sepertinya laki-laki itu hendak mengajaknya bertemu dan meminta maaf. Tentu saja Acha sengaja tidak membacanya. Memangnya apalagi yang perlu mereka bahas? Toh, Al sudah sempat minta maaf sewaktu di rumahnya.

Setiap jam istirahat, Acha menolak untuk diajak ke kantin. Ia selalu membawa roti sebagai makanan sewaktu istirahatnya. Sementara baru makan siang setelah pulang sekolah. Entahlah, Acha masih merasa lesu dan malas untuk bergerak.

"Lo mau ke kantin, nggak?" Meski Serra tahu Acha akan menolak, gadis itu tetap keras kepala bertanya. Barangkali Acha berubah pikiran.

Acha menggeleng lalu mengambil roti dan menggigitnya. Sementara Maya menatap Acha dengan iba. Kalau dipikir-pikir, Al memang agak keterlaluan. Sudah tahu Acha menyimpan rasa, tetapi malah memberikan harapan dengan memperhatikannya.

"Nggak, nggak bisa begini terus. Udah hampir dua minggu, lo kayak gini. Mau sampai kapan?" tanya Serra sembari mengambil duduk di depan Acha. Kini, posisi mereka saling berhadapan.

"Sampai selesai move on," jawab Acha santai.

Maya menghela napas. "Aku tahu ini nggak mudah. Tapi cari cowok yang baru aja, Cha. Cowok yang bisa menghargai kamu sebagai perempuan."

Serra mengangguk setuju lalu menambahi kalimat Maya. "Lo deserve better. Lagian dari awal, lo emang nggak sepatutnya ngejar cowok. Seperti yang gue bilang dulu, cowok yang dikejar bakal semena-mena."

Maya yang mendengarnya langsung memukul lengan Serra pelan. Sepertinya mengajak Serra menghibur or…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!