Mata Acha menatap layar ponselnya dengan lesu. Ada dua pesan Instagram dari Al yang belum ia baca sejak tadi pagi. Ya, Acha sempat ketiduran karena tidak kuat menahan kantuk yang kemudian membuatnya terlambat masuk sekolah. Ketika hendak membalas pesan Al di sekolah, Serra menyuruhnya untuk menarik ulur.
Flashback on.
"Tahu nggak, tadi subuh gue ngapain?" Acha mengawali topik pagi hari dengan pertanyaan tersebut. Meskipun tadi Acha datang telat, tetapi ia berhasil melewati pagar tanpa diketahui satpam. Belum lagi, jam pertama merupakan jam kosong karena sang guru berhalangan hadir. Bukankah jackpot yang benar-benar harus disyukuri Acha?
Serra dan Maya sama-sama menggelengkan kepala. Mereka saling menatap kemudian menunggu ucapan Acha.
"Coba tebak!" Acha tersenyum misterius agar teman-temannya semakin penasaran dan tertarik.
Maya memegang dagunya. "Emm ... kamu bikin ritual pemuja setan?"
"Sembarangan!" Acha memukul pelan kepala Maya. Lalu, ia menyodorkan ponselnya yang menampilkan ada dua pesan dari Al yang belum terbaca. "Gue chatting sama Al. Hem ... sini gue tunjukkin." Ketika Acha hendak menekan room chat itu, dengan sigap, Serra menahannya.
"Saran gue, jangan buka dulu," pinta Serra yang langsung membuat Acha mengurungkan niatnya. "Gue ada ide. Ini biasanya dilakuin sama orang-orang yang lagi pedekate."
"Apaan, tuh?" tanya Acha penasaran.
Serra menjentikkan jarinya. "Tarik ulur! Lo kudu kasih jarak biar Al nyariin lo. Yah ... gue nggak tahu bakal berhasil atau nggak, tapi nggak ada salahnya nyoba."
"Caranya ...?"
"Jangan bales chat-nya Al, Cha. Kacangin aja, biar dianya nyari-nyari kamu. Kalau udah nyari, bukannya dia mulai ... suka?" Pelan-pelan, Maya memasang senyum lebar dan membuat Acha semakin tergoda untuk melakukannya. Toh, tidak ada salahnya dengan strategi itu.
Acha tampak menimbang-nimbang saran Serra. "Tapi ... gimana kalau Al nggak nyariin gue? Gagal dong!"
Serra mendorong kepala Acha pelan. "Ya elah, ya tinggal bales aja chat-nya dia."
Flashback of…
Korban Virtual Check!
Tarik Ulur
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 34 Episodes
Comments