Udara malam terasa jauh lebih dingin saat Alya berjalan sendirian melewati jalur belakang Akademi Zenith.
Langkahnya cepat, tetapi jantungnya berdetak jauh lebih cepat daripada langkah kakinya sendiri.
Peta hologram di gelang digital masih menyala redup.
Titik merah berkedip di area bawah akademi.
Perpustakaan bawah tanah.
Tempat yang bahkan belum pernah ia dengar sebelumnya.
Suasana kampus sangat sepi malam itu. Sebagian besar lampu gedung telah diredupkan, hanya menyisakan cahaya biru lembut di sepanjang koridor luar.
Sesekali drone keamanan melintas di udara.
Setiap kali mendengar suara mesin itu, Alya refleks menunduk gugup.
“Aku benar-benar melakukan ini…” bisiknya pelan.
Pikirannya masih dipenuhi pertanyaan.
Siapa pengirim pesan misterius itu?
Kenapa orang tersebut tahu tentang ayahnya?
Dan yang paling penting…
Apakah semua ini jebakan?
Namun setiap kali ragu, wajah ayahnya kembali muncul di pikirannya.
“Kalau sesuatu terjadi padaku… lindungi Alya.”
Kalimat itu seperti terus menariknya maju.
Alya akhirnya tiba di sisi belakang Gedung Zenith lama—bangunan tua yang jarang dilewati siswa.
Berbeda dari gedung lain yang modern dan terang, tempat ini tampak jauh lebih gelap.
Dinding logamnya terlihat usang.
Lampunya berkedip samar.
Dan suasananya terasa sunyi tidak alami.
Peta hologram berhenti tepat di depan pintu besi besar.
Akses terbatas.
Alya mengernyit.
“Bagaimana aku masuk?”
Tiba-tiba gelang digitalnya berbunyi.
Sinkronisasi akses diterima.
Klik.
Pintu besi di depannya perlahan terbuka sendiri.
Suara gesekan logam menggema pelan di lorong gelap belakangnya.
Bulu kuduk Alya langsung meremang.
“Ini mulai menyeramkan…”
Namun ia tetap melangkah masuk.
Begitu pintu tertutup di belakangnya, suasana langsung berubah jauh lebih dingin.
Lorong panjang terbentang di depannya.
Lampu putih redup menyala setiap beberapa meter.
Tidak ada suara selain langkah kaki Alya sendiri.
Ia terus mengikuti peta hologram.
Turun satu lantai.
Lalu satu lantai lagi.
Semakin ke bawah, uda…
Masa Depan Menantimu
perpustakaan bawah tanah
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 41 Episodes
Comments