“Alya.”
Suara Reno terdengar jauh.
Seolah berasal dari ujung lorong yang sangat panjang.
“Alya!”
Baru pada panggilan kedua Alya benar-benar kembali sadar.
Napasnya masih tidak teratur.
Keringat dingin membasahi pelipisnya.
Jantungnya berdetak begitu keras hingga hampir menyakitkan.
Di sekelilingnya, ruang inti yang telah hancur masih sama seperti sebelumnya.
Reruntuhan logam.
Pecahan kristal.
Dan puluhan fragmen yang kini kembali tidak bergerak.
Seolah semua yang terjadi beberapa detik lalu hanyalah ilusi.
Namun Alya tahu itu bukan ilusi.
Karena perasaan yang tertinggal masih begitu jelas.
Kesepian.
Ketakutan.
Dan kebingungan.
Emosi dari puluhan fragmen yang terpisah satu sama lain.
“Apa yang kau lihat?”
Tanya Kaizer.
Nada suaranya jauh lebih serius dari biasanya.
Alya menarik napas panjang.
Lalu menceritakan semuanya.
Tentang dunia putih.
Tentang fragmen-fragmen Elysium.
Tentang kesadaran yang terpecah.
Dan tentang pesan terakhir yang ia dengar.
> Mereka juga mencariku.
Ketika ia selesai bercerita, tidak ada seorang pun yang langsung berbicara.
Karena semua orang sedang memikirkan hal yang sama.
“Mereka siapa?”
Tanya Hana akhirnya.
Pertanyaan sederhana.
Namun tidak ada jawaban.
Alya menggeleng pelan.
“Aku tidak tahu.”
Reno menyilangkan tangan.
“Kalau Elysium menganggap mereka ancaman, itu berarti mereka bukan sekadar pencari data biasa.”
Kaizer tampak tenggelam dalam pikirannya.
Ekspresinya berubah muram.
Dan itu membuat Alya semakin khawatir.
Karena Kaizer adalah tipe orang yang jarang terlihat khawatir.
“Ada sesuatu yang kau ingat?”
Tanya Alya.
Kaizer terdiam beberapa detik.
Lalu mengangguk pelan.
“Ada kemungkinan.”
“Kemungkinan apa?”
Tatapan Kaizer tertuju pada reruntuhan inti.
“Bahwa tidak semua proyek terkait Elysium berada di bawah Zenith.”
Hening.
Reno langsung memahami maksudnya.
Sedangkan Hana terlihat semakin bingung.
“Tolong jelaskan seperti aku manusia biasa.”
Kaizer menghela napas.
“Elysium terlalu berharga.”
“Itu bukan penjelasan.”
“Biarkan aku selesa…
Masa Depan Menantimu
pemburu dalam bayangan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 41 Episodes
Comments