Lorong menuju pusat inti Zenith terasa seperti jalan menuju dunia lain.
Semakin jauh mereka berjalan, semakin sunyi suasananya.
Tidak ada suara alarm.
Tidak ada dengungan drone keamanan.
Bahkan jaringan utama Zenith terasa menghilang dari udara.
Seolah tempat ini diputus dari seluruh akademi.
Lampu putih redup menyala otomatis setiap mereka melangkah maju. Dinding logam di sepanjang koridor dipenuhi kabel neural tua yang menjalar seperti akar pohon.
Alya berjalan paling belakang.
Tangannya masih memegang kalung biru di lehernya.
Cahayanya belum berhenti bersinar.
Dan semakin mereka mendekat—
denyut itu semakin terasa.
Seperti jantung kedua di dalam tubuhnya.
Hana berjalan sambil memeluk dirinya sendiri.
“Aku serius ya,” katanya pelan. “Kalau tiba-tiba ada hantu cyber muncul dari dinding, aku resign dari kehidupan.”
Reno yang berjalan paling depan menjawab datar:
“Kalau ada hantu di sini, kemungkinan besar itu mantan peneliti Zenith.”
“Itu tidak membantu sama sekali.”
Namun meski bercanda, Hana juga mulai sadar.
Tempat ini berbeda.
Bahkan Reno terlihat lebih waspada dari biasanya.
Tatapannya terus bergerak memperhatikan setiap sudut lorong.
Alya memperhatikan punggungnya diam-diam.
Sejak rekaman ayahnya tadi, Reno menjadi lebih pendiam.
Dan entah kenapa…
itu membuat Alya semakin yakin bahwa Reno menyembunyikan sesuatu.
“Aku mau tanya sesuatu,” katanya pelan.
Reno tidak menoleh.
“Tanya saja.”
“Kau pernah ke pusat inti ini sebelumnya?”
Langkah Reno melambat sedikit.
Hanya sepersekian detik.
Namun Alya menyadarinya.
“…Pernah.”
Jawaban singkat.
Terlalu singkat.
“Kapan?”
“Hari terakhir laboratorium Zenith masih aktif.”
Suasana langsung terasa lebih berat.
Hana menatap Reno.
“Jadi tempat ini benar-benar pusat eksperimen lama?”
“Ya.”
“Dan kau masih mau masuk?”
“Kita tidak punya pilihan.”
Mereka tiba di sebuah pintu raksasa berbentuk lingkaran.
Jauh lebih besar dibanding pintu lain di area bawah tanah.
Di tengahnya terdapat simbol biru yang sama dengan kalung Alya.
Elysium.
…
Masa Depan Menantimu
pusat inti zenith
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 41 Episodes
Comments