BOOOOMMMM!!
Ledakan cahaya merah dan biru mengguncang seluruh ruang inti Zenith.
Lantai logam retak.
Kabel-kabel neural di langit-langit bergetar liar.
Percikan energi menyambar ke segala arah seperti petir yang kehilangan kendali.
Alya refleks menutupi wajahnya.
Gelombang tekanan menghantam seluruh ruangan.
Bahkan pasukan keamanan Zenith terpental beberapa langkah ke belakang.
“Pegangan!” teriak Reno.
Hana langsung berjongkok sambil memeluk kepalanya.
“Aku BENCI tempat ini!”
Di tengah kekacauan itu, Null Core di tangan Adrian bersinar semakin terang.
Bola cahaya merah terbentuk di atas perangkat tersebut.
Dan yang membuat semua orang membeku—
cahaya biru dari inti Elysium mulai tertarik ke arahnya.
Seperti pusaran.
Seperti lubang hitam.
Makhluk bercahaya Elysium terlihat goyah.
Tubuhnya yang sebelumnya stabil kini dipenuhi retakan cahaya.
> Energi inti...
> Sedang diekstraksi...
Suara Elysium terdengar terputus-putus.
Arman langsung melangkah maju.
“Adrian, hentikan!”
Namun Adrian tidak bergeming.
Matanya terpaku pada inti utama.
“Sudah terlambat.”
“Kalau kau terus memaksanya, seluruh sistem akan runtuh!”
“Aku tahu.”
Jawaban itu membuat suasana mendadak dingin.
Karena Adrian mengatakannya tanpa ragu.
Tanpa penyesalan.
Seolah kerusakan yang akan terjadi memang sudah diperhitungkan.
Mata Reno menyipit tajam.
“Kau gila.”
Adrian tersenyum tipis.
“Mungkin.”
“Namun aku satu-satunya yang bersedia melakukan apa yang diperlukan.”
Kaizer tertawa pendek.
“Lucu sekali.”
Semua menoleh.
Kaizer berdiri santai meski ruangan sedang bergetar hebat.
“Selama ini kau mengkritikku.”
Tatapannya menusuk Adrian.
“Padahal ternyata kau jauh lebih berbahaya.”
Adrian tidak membantah.
“Perbedaannya sederhana.”
“Apa?”
“Aku tidak membutuhkan persetujuan siapa pun.”
Hening.
Bahkan Darius terlihat sedikit terganggu mendengar itu.
Karena kata-kata itu membuktikan satu hal.
Adrian tidak lagi peduli pada siapa pun.
Yang ia pedulikan hanyalah hasil akhir.
Tiba-tiba alarm sistem berubah.
WARNING.
CORE C…
Masa Depan Menantimu
perebutan inti
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 41 Episodes
Comments