Keheningan menyelimuti ruang inti yang telah hancur.
Tidak ada cahaya.
Tidak ada suara.
Tidak ada tanda-tanda kehidupan.
Seolah apa yang baru saja terjadi hanyalah ilusi.
Namun tidak seorang pun di ruangan itu mempercayainya.
Karena mereka semua melihat hal yang sama.
Mereka semua mendengar hal yang sama.
"...Alya..."
Suara itu masih terngiang di kepala Alya.
Samar.
Terputus-putus.
Namun nyata.
Sangat nyata.
Hana adalah orang pertama yang akhirnya bergerak.
"Oke."
Suaranya terdengar jauh lebih kecil dari biasanya.
"Aku ingin memastikan kita semua sedang mengalami hal yang sama."
Ia menunjuk ke tengah ruangan.
"Kalian juga melihat sosok biru itu, kan?"
"Ya."
Jawaban Reno langsung.
Tanpa ragu.
Hana menoleh ke Alya.
"Kau juga?"
Alya mengangguk pelan.
Dadanya masih berdebar.
Karena jika Reno juga melihatnya—
maka itu bukan halusinasi.
Bukan khayalan karena rasa kehilangan.
Sesuatu memang terjadi.
Reno menatap area tempat proyeksi tadi muncul.
Matanya menyipit.
"Mari kita anggap itu nyata."
"Anggap?" kata Hana.
"Kita baru melihatnya."
"Aku lebih suka memverifikasi sesuatu sebelum mempercayainya."
"Itu terdengar sangat Reno."
"Aku tahu."
Alya berlutut perlahan di dekat bekas pusat inti.
Tangannya masih menggenggam serpihan kristal.
Kini benda itu kembali tampak biasa.
Tak ada cahaya.
Tak ada energi.
Namun ia tidak bisa melupakan apa yang baru saja terjadi.
Saat proyeksi itu muncul...
ada sesuatu yang ia rasakan.
Bukan hanya karena melihat sosok yang mirip Elysium.
Melainkan perasaan yang menyertainya.
Hangat.
Akrab.
Seperti bertemu seseorang yang telah lama dikenalnya.
Dan perasaan itu tidak mungkin dipalsukan.
"Kita perlu mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi."
Kata Alya.
Reno mengangguk.
"Masalahnya kita tidak punya banyak data."
"Zenith masih memiliki arsip."
"Sebagian besar arsip inti Elysium sudah terhapus."
Jawaban Reno cepat.
"Namun tidak semuanya."
Semua menoleh.
Suara itu datang dari pintu masuk.
Seseorang berdiri di sana.
Kaizer.
Hana langsung melompat hampir…
Masa Depan Menantimu
jejak kesadaran
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 41 Episodes
Comments