Udara di sekitar gudang tua itu terasa semakin dingin.
Alya berdiri membeku di balik celah pintu.
Matanya tertuju pada tabung transparan yang berada di tengah laboratorium rahasia.
Di dalamnya, fragmen kristal biru berdenyut pelan.
Seperti jantung yang masih hidup.
Dan di hadapan tabung itu berdiri seorang pria tua berambut putih.
Wajahnya tidak dikenal.
Namanya tidak dikenal.
Namun satu kalimat yang baru saja ia ucapkan cukup untuk membuat suasana berubah.
> “Mari kita selesaikan Proyek Genesis.”
Hening.
Tidak ada yang berbicara selama beberapa detik.
Bahkan Hana pun kehilangan kata-kata.
Yang akhirnya memecahkan keheningan adalah Reno.
Dengan suara sangat pelan.
"Kaizer."
"Aku tahu."
Jawaban Kaizer juga sama pelannya.
Namun Alya bisa melihat perubahan di wajah pria itu.
Perubahan yang jarang sekali muncul.
Kekhawatiran.
Murni.
Tanpa disembunyikan.
"Siapa dia?"
Bisik Alya.
Kaizer tidak langsung menjawab.
Tatapannya masih terpaku pada pria tua di dalam laboratorium.
Seolah sedang berusaha memastikan sesuatu.
Lalu perlahan ia berkata:
"Namanya Victor Hale."
Hening.
"Itu tidak membantu."
Bisik Hana.
Kaizer mengabaikannya.
"Dia salah satu peneliti generasi pertama."
Jantung Alya berdegup lebih cepat.
"Peneliti Elysium?"
"Tidak secara langsung."
Kaizer menyipitkan mata.
"Namun dia terlibat dalam proyek yang lebih tua."
"Genesis."
Nama itu terdengar asing.
Namun cara Kaizer mengucapkannya membuat Alya tahu bahwa proyek tersebut penting.
Sangat penting.
Dan kemungkinan besar berbahaya.
"Jelaskan."
Kata Reno.
Kaizer menarik napas pelan.
"Jauh sebelum Elysium lahir..."
Tatapannya tetap ke arah laboratorium.
"...ada upaya lain untuk menciptakan bentuk evolusi manusia berikutnya."
Hana langsung mengangkat tangan.
"Aku sudah tidak suka arah cerita ini."
"Terlambat."
Jawab Reno.
Kaizer melanjutkan.
"Genesis adalah proyek untuk meningkatkan kemampuan otak manusia menggunakan jaringan sintetik."
Alya mengernyit.
"Itu terdengar mirip Elysium."
"Karena memang menjadi fondasinya."
R…
Masa Depan Menantimu
proyek Genesis
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 41 Episodes
Comments