suara yang terbelah

Cahaya biru memenuhi seluruh laboratorium.

Alya berdiri terpaku.

Suara yang baru saja terdengar masih menggema di telinganya.

«...Alya...»

Hanya satu kata.

Namun cukup untuk membuat semua yang ada di ruangan itu terasa berhenti.

Reno langsung bergerak mendekat.

"Alya, jangan sentuh tabung itu."

"Aku tahu."

Tatapan Alya tetap tertuju pada fragmen kristal yang melayang di dalam tabung.

Cahaya di dalamnya berdenyut.

Sekali.

Dua kali.

Lalu semakin cepat.

Victor Hale justru berdiri tenang di samping terminal.

Wajahnya menunjukkan kepuasan yang sulit disembunyikan.

"Kau mendengarnya."

Alya menoleh tajam.

"Kau juga."

"Tentu."

Victor tersenyum tipis.

"Justru itu yang ingin kupastikan."

Kaizer melangkah maju.

"Matikan sistemnya."

Victor menatapnya.

"Lama tidak bertemu, Kaizer."

"Aku tidak punya waktu untuk nostalgia."

"Sayang sekali."

Victor menghela napas.

"Dulu kita memiliki banyak hal untuk dibicarakan."

"Dulu aku belum tahu seberapa jauh kau bersedia melangkah."

Senyum Victor menghilang.

"Dan sekarang?"

"Sekarang aku tahu."

Ruangan menjadi tegang.

Hana berdiri sedikit di belakang Alya.

"Apakah aku satu-satunya yang merasa percakapan dua orang tua ini akan berakhir dengan ledakan?"

Reno menatapnya.

"Jangan memancing."

"Aku hanya menyampaikan fakta."

Namun sebelum siapa pun dapat bergerak—

fragmen di dalam tabung tiba-tiba memancarkan cahaya yang sangat terang.

Seluruh layar di laboratorium mati.

Lalu menyala kembali secara bersamaan.

Sebuah simbol muncul.

Lingkaran biru.

Kemudian suara terdengar dari seluruh speaker.

Bukan satu suara.

Melainkan puluhan suara yang berbicara bersamaan.

«...Alya...»

«...tolong...»

«...jangan...»

«...mereka datang...»

Alya menutup telinganya.

"Berhenti!"

Namun suara itu tidak berhenti.

Semakin banyak.

Semakin kacau.

Seolah puluhan kesadaran mencoba berbicara pada saat yang sama.

Victor justru memperhatikan data yang mengalir di layar.

"Menarik."

Kaizer langsung menatapnya.

"Ini bukan eksperimen bagimu."

Victor tidak menjawab.

"Kau tahu mereka…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!