"Bagaimana Qiuye? Apa kau menemukan sesuatu mengenai orang tua kandungmu?" tanya Nona Huang.
Aku menggeleng. "Tidak ada, hamba sama sekali tidak menemukan apapun di dalam sana," jawabku lemas.
"Apa kau sudah mencari semua arsipnya dengan benar?"
"Sudah Nona, tapi tidak ada satu pun informasi mengenai dayang atau pelayan istana yang sesuai dengan peristiwa selama musim gugur," jawabku.
"Begitu ya. Apa ada kesalahan?"
"Kesalahan apa Nona?"
"Ya mungkin saja kau salah mendengar perkataan ayah dan ibumu sewaktu menguping perbincangan mereka dulu. Atau mungkin saja orang tuamu bukan berasal dari dalam istana," balas Nona Huang.
"Entahlah, Nona. Hamba juga tidak tahu," balasku semakin lemas saja.
"Sudahlah jangan dipikirkan, lagipula tabib Jiang sangat menyayangimu. Kalau menurutku, lebih baik kau lupakan saja niat mencari orang tua aslimu. Kau seharusnya bersyukur punya ayah seperti tabib Jiang," ucap Nona Huang memberi nasihat.
Aku terdiam sesaat, ada benarnya perkataan Nona Huang saat ini. Kenapa aku harus peduli pada orang tua kandung yang telah membuangku? Harusnya aku lebih peduli pada mereka yang sudah menjaga dan membesarkanku selama ini.
"Anda benar Nona, daripada membuang waktu mencari keberadaan keluarga asli hamba, sebaiknya hamba berbakti saja kepada mereka yang sudah menyayangi hamba," balasku menyetujui.
"Nah begitukan lebih baik, kau bisa berbakti pada ayah dan ibumu saat ini dan lupakan saja masa lalumu."
Aku mengangguk setuju.
"Sudah Qiuye, ayo kita berkemas dan pergi ke pesta rakyat."
"Baik Nona," patuhku semangat.
...----------------...
Sementara itu, setelah nona Huang pergi meninggalkan ruangannya, Putra Mahkota kembali memikirkan ucapan Nona Huang sebelum kembali ke tempatnya.
Walau hamba tidak bisa memberikanmu jawaban yang jujur, tapi sekali ini hamba mohon bantulah Qiuye. Dia membutuhkan informasi mengenai salah satu dayang di istana ini.
"Ada apa sebenarnya? Kenapa Yao Er bersikeras membuatku agar membantu tabib kecil itu? Apakah ada sesuatu yang…
Balas Dendam Sang Putri Buangan
Bab 19. Si Peti es
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 123 Episodes
Comments