Beberapa hari kemudian.
Cahaya mentari menyapa hangat pagi ini, melelehkan sisa-sisa salju bekas musim dingin menjadi genangan air. Suara burung-burung berkicau, kupu-kupu berterbangan dan hinggap diatas bunga-bunga yang baru saja mekar menyambut musim semi.
Para pelayan dikediaman tengah sibuk membersihkan genangan air dan mulai disibukan dengan penyiapan penyambutan malam tahun baru yang akan diadakan besok malam.
Nona Huang berlari memasuki kamar Qiuye, sambil membawa kotak hadiah ditangannya.
Gadis itu menyapa ceria. "Qiuye!"
Aku menoleh dan tersenyum padanya. "Ya nona Huang."
"Ini untukmu," ucapnya menyerahkan.
"Apa ini?" tanyaku.
"Buka saja!"
Aku membuka kotak tersebut dan terpana ketika melihatnya, aku ingat itu adalah tusuk rambut yang pernah ia berikan padaku yang sempat aku tolak dahulu dan memilih menukarnya dengan sebilah pedang.
"Ini ... "
"Ya, ini tusuk rambut milikmu. Dan sejak kejadian di perbatasan kota waktu itu aku selalu menyimpannya," balas Nona Huang ingat.
"Terima kasih Nona Huang," balasku terharu.
"Qiuye, bisakah kau tidak memanggilku nona lagi? Kau bisa memanggilku Yao Er atau kakak," pinta Nona Huang.
"Baiklah, aku akan memanggilmu kakak. Kakak Yao Er," ucapku membuat nona Huang meneteskan air matanya. Namun dengan cepat gadis itu menghapusnya.
"Terima kasih ... Oh iya aku ada hadiah lagi untukmu," ucap Nona Huang lalu memanggil Bibi Lan untuk membawakan hadiah darinya.
"Apa ini?" tanyaku antusias.
"Buka-lah, semua hadiah ini khusus untukmu."
Aku membuka peti kayu tersebut dan kedua mataku lantas berbinar, "Ini indah sekali," ucapku berdecak kagum menatap beberapa pakaian baru yang begitu indah dan beberapa kosmetik lengkap dengan alat rias yang tidak ku miliki selama ini. "Ini semua untukku?" tanyaku memastikan kembali.
"Tentu saja, besok adalah malam tahun baru. Aku ingin kau memakai pakaian ini dan kita akan keliling kota untuk menghadiri festival musim semi!" seru Nona Huang tidak sabar dan begitu semangat mengajakku.
"Benarkah?" seruk…
Balas Dendam Sang Putri Buangan
Bab 76. Kegelisahan Guan Yu
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 123 Episodes
Comments