Guan Yu memegang dadanya, tekanan kuat pada dadanya itu membuatnya sesak nafas. "Racun ini begitu kuat," gumamnya seakan tidak tahan.
Ditambah hawa musim dingin membuat ia begitu tersiksa, namun ia harus tetap bertahan dengan menjaga kehangatan tubuh menggunakan tenaga dalamnya agar organ dalamnya tidak membeku.
Xin membantu Guan Yu menyalurkan tenaga dalamnya, membantu menahan racun pada tubuh tuannya agar tidak terus menjalar ke bagian lainnya.
Sementara yang lainnya membuat api unggun serta menyelimuti raga Guan Yu dengan apapun agar tetap hangat.
"Tuan, bertahanlah." Xin menolong sebisa mungkin. Dan dirasa tuannya itu sudah bisa menahan rasa sakit, Xin menghentikannya.
"Kita harus segera pergi dari sini sebelum salju menebal dan segera menemui tabib Min di kantor cabang agar bisa mengobati tuan secepatnya," ucap Xin membuat keputusan cepat.
"Benar," ucap anak buah Guan Yu menyetujui keputusan tersebut
Mereka lalu memapah Guan Yu agar berdiri dan membantunya menaiki kuda,.
"Tuan, tolong bertahanlah."
Guan Yu hanya bisa mengangguk dan terus mengendarai kudanya menuju kantor cabang dimana tabib Min berada.
...----------------...
Kediaman Guan Yu.
Tiba-tiba saja gelas ditanganku terjatuh ke lantai hingga pecah saat hendak menuang air hangat.
"Nona Qiuye, hati-hati." Paman Xuan menarik tanganku dan melihat apakah ada yang terluka atau tidak. "Aduh! Tangan anda merah terkena air panas Nona," sambungnya.
Paman Xuan menarik lenganku dan menuntun tanganku yang merah terkena air panas agar tersiram air mengalir pada pancuran bambu.
"Terima kasih Paman," ucapku berterima kasih.
"Nona Qiuye, anda sedang memikirkan apa? Kenapa bisa-bisanya terkena air panas?" Paman Xuan merasa heran.
"Tidak tahu Paman, perasaanku tidak enak hari ini."
"Bagaimana kalau anda istirahat saja," ucap Paman Xuan.
Aku menggeleng. "Sudah tiga hari aku tidak melakukan apapun, jadi untuk apa istirahat. Rasanya bosan sekali berada di kamar terus, lebih baik membantu Paman di dapur," jawabku.
"Tugas anda…
Balas Dendam Sang Putri Buangan
Bab 47. Senjata tidak asing
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 123 Episodes
Comments