Kediaman Guan Yu.
"Nona, Qiuye. Utusan istana telah tiba menjemput anda," ucap Paman Xuan padaku yang masih terduduk didepan cermin.
"Baiklah Paman Xuan," jawabku mengerti.
Sebelum aku melangkah keluar dari kamarku, aku kembali menatap setiap sudut ruangan ini. Walau aku sadar kamar ini bukanlah kamar milikku secara pribadi, namun kenangan pada setiap sudut ruangan ini mampu membuatku merasakan kehilangan.
Aku kemudian melemparkan pandanganku jauh pada sebuah kamar di ujung sana, kamar yang selalu aku kunjungi sebelum tengah malam. Dimana aku harus melayani Guan Yu sebagai pelayannya dulu.
Dan tidak lupa juga aku memutar pandanganku ke segala arah di setiap sudut kediaman ini. Dan mengingat kembali setiap kejadian di tempat ini.
Di musim gugur kau membawaku kesini dan menjadikanku sebagai pelayan wanitamu, di musim dingin aku menolongmu dan kehilangan rasa kepercayaanku kepadamu. Kemudian di musim semi kau ingin aku pergi dari kediaman ini.
Entah kejadian apa lagi dimusim selanjutnya? Apakah kita masih diijinkan untuk bertemu atau malah sebaliknya?
Aku menghela nafasku panjang dan menatap Zhang yang datang menghampiriku.
"Yang Mulia," sapa Zhang memberi hormat padaku.
Aku membalas hormat Zhang dengan menundukkan sedikit kepalaku padanya. "Ya Tuan Zhang, apa ini sudah waktunya?"
"Benar Yang Mulia, ini sudah waktunya."
"Baiklah, mari kita berangkat!" ucapku kemudian.
"Baik," balas Zhang mengantarku naik ke atas kereta istana.
"Nona, mohon jaga diri anda baik-baik. Semoga Nona selalu bahagia dan juga panjang umur!" ucap Paman Xuan bersujud memberi hormat padaku, diikuti oleh pelayan lainnya dengan isak tangis memenuhi kediaman ini.
Bibirku turut bergetar, namun aku harus tetap tegar di depan mereka. Dan mengatakan jika aku tidak akan pernah melupakan mereka dan aku akan hidup baik-baik saja disana.
Aku melambaikan tanganku pada mereka, lalu menutup tirai kereta setelah dirasa sudah cukup bagiku untuk melepaskan semuanya. Dan akhirnya aku meninggalkan kediaman ini, tanp…
Balas Dendam Sang Putri Buangan
Bab 95. Tinggal kenangan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 123 Episodes
Comments