Walau hari masih senja dan belum berganti ke gelapnya malam, namun kembang api mulai bergelegar disetiap penjuru langit.
Bunyi tambur dan suara petasan meledak nyaring terdengar dari berbagai arah, menandakan datangnya suka cita menyambut malam tahun baru.
Tak ketinggalan para pelayan kediaman Guan Yu menyalakan obor disetiap sudut kediaman, hingga malam tahun baru ini terasa lebih hangat dan meriah oleh cahaya obor disegala sisi.
Mereka menyulut petasan dan berkumpul bersama memakan berbagai hidangan lezat khas tahun baru, riuh suara tawa sesekali bernyanyi sambil meminum arak.
Guan Yu memandang pemandangan tersebut, ada rasa iri melihat para pelayannya begitu bebas lepas mengekspresikan diri sendiri. Tanpa ada beban, tanpa ada tuntutan memikul tangung jawab besar, tanpa harus menjaga wibawa sebagai seorang bangsawan yang menjaga martabat keluarga.
"Tuan, kuda anda sudah siap." Qian mengalihkan pandangan Guan Yu dari sekumpulan pelayan kediamannya yang tengah menikmati masa-masa sengang dihari libur.
Guan Yu mengangguk. "Apa yang lain sudah berangkat?"
"Belum Tuan, Putra Mahkota masih terlihat berdiri di depan pintu gerbang kediaman."
"Kenapa mereka belum pergi?"
"Katanya masih menunggu nona Qiuye dan nona Huang yang masih berkemas," jawab Qian.
"Oh begitu, baiklah. Mari kita pergi ke depan dan menemani Putra Mahkota menunggu mereka."
"Baik Tuan," patuh Qian sambil menuntun kuda untuk Qiuye.
"Song Mu," sapa Guan Yu.
"Eh Guan Yu, kau ingin pergi kemana?" tanya Putra Mahkota.
"Tentu saja ikut pergi bersama kalian," balas Guan Yu.
"Pergi bersama kami ke festival musim semi?" tanya Putra Mahkota heran.
Karena sahabatnya itu tidak pernah menghadiri festival atau perayaan apapun dan selalu saja bertapa jika ada perayaan malam tahun baru di rumahnya seorang diri.
Lantas, kenapa tiba-tiba sahabatnya itu berubah pikiran dan ingin ikut pergi bersama mereka?
"Sekali-kali tidak apa-apa kan," balas Guan Yu menepis pikiran Putra Mahkota.
"Ya benar! Sekali-kali cobalah menikmati…
Balas Dendam Sang Putri Buangan
Bab 77. Pergi ke festival.
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 123 Episodes
Comments