"Pembohong! Kau pasti sengaja menakut-nakutiku agar kau bisa merebut posisi ketua ini lagi dari tanganku!"
"Untuk apa aku menakut-nakutimu, aku hanya menjelaskan tugas sebagai seorang ketua mata-mata angkasa yang selama ini aku kerjakan. Menjaga semua rahasia seluruh orang didaratan ini dan untuk itu-lah mereka semua selalu menghormatiku, karena aku bertanggung jawab atas apa yang telah mereka percayakan kepadaku."
Guan Feng menggeleng. "Ini tidak mungkin," jawabnya tidak percaya.
"Memangnya kau pikir apa? Apa kau berpikir tugasku selama ini adalah membunuh orang-orang agar takut padaku? Atau kau berpikir aku mempunyai sesuatu yang bisa menaklukkan seluruh daratan ini?"
"Aku tidak memiliki hal itu atau membuat semua orang takut dan tunduk kepadaku karena aku ini adalah ketua mereka. Lagi-pula mereka-lah yang memilihku menjadi ketua, bukan aku yang meminta. Dan mengenai kau yang memegang posisi itu sekarang ini, aku ragu mereka akan menuruti perintahmu. Jadi kakak sepupu Guan Feng, apa kau siap mengemban tugas ini? Kalau kau siap, maka aku akan menyerahkan semua tanggung jawab ini kepadamu!" jelas Guan Yu.
Guan Feng berdecih, lalu menatap sebuah tombol terlarang yang telah dijelaskan oleh Guan Yu sebelummya.
"Ada apa? Jangan bilang kau menyerah dan ingin menghancurkan markas ini," ucap Guan Yu.
"Cih, aku tidak percaya pada semua omong kosongmu! Aku akan menekan tombol ini, coba kita lihat, kau sedang menggertakku atau tidak!" hardik Guan Feng menekan tombol tersebut dan berpikir jika tombol itu hanya aksesoris untuk menakutinya saja.
...***...
Suara ledakan memicu gempa, api besar dan asap membumbung tinggi ke udara, pun dengan Guan Feng yang panik ketika melihat seluruh bangunan ini bergetar dan ingin roboh. Seluruh arsip terbakar, menghanguskan semua rahasia yang selama ini tersimpan dengan baik oleh Guan Yu.
Sementara itu Guan Yu telah menghilang, membuat Guan Feng berteriak tidak terkendali.
"Pengecut! Kau lari kemana!"
Pria itu menutup hidungnya agar tidak mengh…
Balas Dendam Sang Putri Buangan
Bab 108. Hancurnya Markas utama
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 123 Episodes
Comments