Setelah membersihkan diri, aku mulai melayani tuanku yang ingin meminum obat. Larangan dari tabib Min agar Guan Yu tidak meninggalkan kamar, membuat aku harus terus berada didekatnya untuk melayaninya di dalam kamar selama beberapa hari kedepan.
Aku menjaga api ditungku perapian agar suhu ruangan tetap hangat, sedangkan Guan Yu mulai sibuk membuat sesuatu.
Seperti menulis karya sastra, melukis pemandangan musim dingin lewat jendela, atau membuat suatu benda , bahkan aku menemaninya berlatih seni bela diri untuk menghilangkan rasa kejenuhannya.
Hingga perlahan aku merasa tertarik dan mulai memahami dirinya. "Tuan, bisakah anda mengajari hamba menulis sastra?"
"Tentu saja," jawabnya mengijinkan ku menggunakan kuasnya.
"Terima kasih," jawabku senang. Dan aku mulai menulis beberapa kata sastra dibantu olehnya.
Selain menulis sastra, aku juga belajar membuat puisi darinya.
Aroma Redup
Jiang Kui, 1155–1221, Dinasti Song Selatan
Cahaya bulan yang sudah tua, berapa kali?
Apakah kau telah menyinariku, di samping bunga plum?
Mendengarkan suara seruling.
Bangunlah, sayang—meskipun udaranya dingin
seperti giok yang dicuci, kita tetap mendaki.
untuk memetik tunas-tunas terbaru. Sekarang,
seiring bertambahnya usia, sapuan kuas saya yang naif menjadi terlalu lemah.
untuk melantunkan angin musim semi, bercak
-bercak merah muda yang jarang di balik hutan bambu.
mengeluarkan aroma yang tajam.
….
Provinsi-provinsi perairan, tandus.
Aku ingin mengirimkan setangkai bunga plum ini kepadamu
malam ini. Malam ini, tumpukan salju
sejauh sepuluh ribu mil. Gelas anggur zamrud itu
meneteskan air mata di antara kelopak bunga yang basah.
Ingatkah saat kita berpegangan tangan, saat
seribu pohon tiba-tiba
membungkuk merah tua di tepi danau.
Lalu sepotong demi sepotong, terbawa angin.
Masa lalu yang telah berlalu ini… kapan lagi aku akan melihatnya? (sumber : Emergenze Magazine)
Walau aku belum mengerti apa arti dari puisi tersebut, namun kata-kata dari puisi ini menurutku sangatlah indah.
...***...…
Balas Dendam Sang Putri Buangan
Bab 51. Pelayan wanita pribadi satu-satunya
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 123 Episodes
Comments