Keesokan harinya.
Rombongan Putra Mahkota dan Nona Huang telah bersiap untuk pergi, mereka berpamitan pada Guan Yu sebelum berangkat pulang.
"Aku harus segera kembali ke istana, tolong jaga adikku sampai aku berhasil membersihkan nama baiknya dan membawa titah pemulihan statusnya sebagai putri kaisar," pinta Putra Mahkota pada Guan Yu.
"Baik Song Mu," balas Guan Yu tidak keberatan.
"Dan satu hal lagi, ini mengenai pengobatan Qiuye nanti. Aku percayakan hal ini kepada kalian, semoga kau dan tabib Min berhasil menyembuhkan adiku," harap Putra Mahkota.
Guan Yu mengangguk, walau hatinya ragu akan pengobatan tersebut berhasil atau tidak, namun dirinya tidak boleh membuat siapapun mengalah pada keadaan. "Aku mengerti, semua arahan sudah diberikan oleh tabib Min. Aku tidak akan mengecewakan dirimu."
"Bagus, terima kasih."
"Oh iya ... Mana Qiuye? Apa dia masih tidur?" tanya Nona Huang.
"Ya, dia belum bangun," jawab Guan Yu.
"Apa semalam dia merepotkanmu? Ku dengar dari Zhang katanya dia mabuk berat dan sempat menyerangmu," tanya Putra Mahkota.
"Benar, dia sempat menyerangku. Selebihnya dia baik-baik saja dan tidak merepotkanku sama sekali," balas Guan Yu.
"Ku harap kau tidak marah padanya," ucap Putra Mahkota.
"Semalam dia berulah karena sedang dalam pengaruh minuman, jadi aku tidak akan mempermasalahkannya," balas Guan Yu.
"Aku meminta maaf atas namanya dan terima kasih karena telah menemaninya jalan-jalan dan melihat kembang api," ucap Putra Mahkota.
"Sama-sama."
"Titip salam pada Qiuye setelah dia bangun nanti, maaf kita tidak bisa lama-lama berada disini dan menemaninya," ucap Nona Huang.
"Baik, akan aku sampaikan padanya."
"Hm, terima kasih. Kalau begitu, kami berangkat."
"Hati-hati di jalan," balas Guan Yu lalu menatap Xin. "Jaga mereka hingga ke perbatasan!"
"Baik Tuan," patuh Xin lalu mereka berangkat.
...***...
Kediaman Guan Yu.
Qiuye perlahan membuka matanya, sambil merintih memegangi kepalanya yang terasa berat.
"Aduh kepalaku sakit sekali, apa yang terjadi?Kenap…
Balas Dendam Sang Putri Buangan
Bab 82. Kaisar Song marah
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 123 Episodes
Comments