Rumah di dalam dada
BAB SATU Yang Tak Pernah Dipanggil Pulang Ia selalu penasaran bagaimana rasanya memiliki tempat yang disebut rumah. Bukan gedung. Bukan kamar. Tapi sepasang lengan yang menunggumu setelah dunia
0
0
Pintu Menuju Langit
Bau sisa minyak tanah dan lembap lantai semen bercampur di ruang tamu berukuran tiga kali empat meter itu. Di luar, hujan gerimis mengguyur Cileunyi dengan ritme yang monoton, menyamakan degup jantung
0
1
Garis Semesta dan Luka yang Membatu
Ada jenis keheningan yang tidak diciptakan oleh ketiadaan suara, melainkan oleh terlalu banyaknya hal yang tak sanggup diucapkan. Keheningan semacam itulah yang selalu menggantung di antara aku dan Ma
0
1
Semburat Merah
Kertas-kertas financial audit itu menumpuk kaku di atas meja kayu mahoni berukuran dua meter. Di ruangan ber-AC dingin dengan aroma minyak kayu cendana yang menenangkan, Fara menyesap kopi hitamnya pe
0
1
Garis Batas
Lampu gantung di ruang tamu menyala remang, memantulkan bayangan dua cangkir teh yang sudah mendingin. Di meja kayu yang dulu kubeli dari gaji pertama, aroma melati menguap pelan, menghilang ditelan k
0
1
Salju, Kertas, dan Jerit Malam
Salju turun begitu perlahan di langit malam itu, menyelimuti seluruh desa dengan warna putih yang senyap dan dingin. Di sebuah rumah kayu yang berdiri terpencil di pinggiran desa, jauh dari cahaya
0
0
Hanya Aku Yang Tau
Namaku Jhon. Aku lahir di sebuah keluarga yang begitu biasa, hingga terasa seolah dunia tak pernah benar-benar menoleh ke arah kami. Kini usiaku sudah menginjak angka dua puluh lima tahun. Bagi ana
0
1
Happy ghost episode 1
Bab 1 : njir lah 😂 ------------------------------ Hantu Kamar Mandi Kosan Nomor 4 Lampu bohlam lima watt di langit-langit toilet kosan itu berkedip dua kali sebelum mati total. Reza, yang saat itu s
0
1
Topeng kunci
------------------------------ Malam itu, loteng rumah tua kakek berdebu pekat. Riko, remaja empat belas tahun yang bosan dengan liburannya, mengais tumpukan kardus rongsokan. Tangannya membentur ko
0
0
Keadilan di Balik Jaket Hijau
Malam membeku di teras rumah kontrakan petak itu. Lastri menatap satu-satunya jaket hijau atribut ojol milik almarhum suaminya, Hendra, yang masih tergantung di balik pintu. Aroma minyak wangi murah
0
0
Mereka lebih butuh
--------------------------- Lampu jalan temaram menyorot aspal basah sisa hujan sore itu. Di sudut emperan toko grosir yang sudah tutup, Pak Marta (62) meluruskan kakinya yang bengkak. Di sampingnya
0
1
Into the dead episode 5 ( end )
Bab 5 : akhirnya ------------------------------ Matahari siang menyengat tanpa ampun saat rel kereta api yang mereka susuri berakhir di sebuah bukit landai. Di bawah sana, pemandangan tragis memben
0
1
Into the dead episode 4
Bab 4 : hampir saja ------------------------------ Fajar menyingsing, memayungi kota dengan semburat warna jingga yang suram. James berjalan di depan, memanggul kapak baja miliknya, sementara Maya b
0
1
Into the dead episode 3
Bab 3 : kenapa harus disaat seperti ini ------------------------------ James mencengkeram kepalanya yang pening. Kabar tentang hancurnya Camp Hope membuat dadanya sesak. Namun, di tengah keputusasaa
0
1
Into the dead episode 2
Bab 2 : pemberhentian pertama ------------------------------ Matahari tenggelam sepenuhnya. Kegelapan menyelimuti kota, menyisakan keheningan yang mencekam. James bergerak cepat menyusuri trotoar, m
0
1
Into the dead episode 1
Bab 1 : tunggu aku ------------------------------ Asap hitam mengepul dari kap mobil jip yang menabrak tiang listrik. James terbatuk, melepaskan sabuk pengaman yang menjepit dadanya. Kepalanya berden
0
1
Cungkring mang deden
Asap mengepul dari pikulan kayu tua di pinggir Jalan Suryakencana, Bogor. Di belakangnya, Mang Deden sibuk mengaduk bumbu kacang di dalam kuali tanah liat. Aroma gurih ketumbar dan daun salam menguar,
0
0
Siomay
Asap tipis mengepul dari kukusan bambu di atas gerobak kayu yang legam oleh usia. Di sudut gang sempit kawasan pecinan, aroma tenggiri bersanding tajam dengan gurihnya minyak bawang. Penjualnya berna
0
0
Pertahankan harga dirimu
Mesin bus PO Harta Mulia menderu rendah, menggetarkan kaca jendela yang buram oleh sisa hujan sore. Di kursi nomor 12, tepat di bagian tengah bus, dahi Reno sudah basah oleh keringat dingin. Tanganny
0
0
Raja di Atas Gelombang
Kalo kalian suka, bisa baca novel nya ya Di atas meja kayu yang sudah lapuk dimakan usia dan semprotan air laut, terpajang selembar foto tua yang kian memudar warnanya. Di dalamnya, terlihat sosok a
0
0