cinta datang membawa kebahagiaan dalam hidup begitu juga kepergiannya membawa luka akan kah cinta tersebut akan berbuat adil dengan DEALISA
berawal dari kisah segitiga yang rumit dan berakhir tragedi membuat dealisa harus berpindah ke masa lalu menepati tubuh putri seorang duke bernama monalisa yang harus mati dengan tragis akibat keserakahan adik tirinya
akan kah dealisa menemukan cinta sejatinya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon desi 20@, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
11.lamaran
aku pun menandatangani surat perjanjian itu dengan terpaksa.
'' ini pak saya sudah menandatangani surat perjanjiannya.'' ucap saya.
adrian pun tersenyum puas
'' arya setelah ini kamu langsung bereskan barang2 alisa dan langsung pindah kan keruangan saya.''perintah adrian
''dan sekarang kamu ikut keruangan saya ada yg mau saya sampaikan.''
'' baik tuan'' jawab saya.
arya pun pergi keruangan saya bersama OB dan disana dia bertemu dengan devan yg lagi bolak balik diruanganya.karna cemas
kleekkk
''alisa''.kaget devan
''''loh alisanya dimana.trus kenapa barang2 alisa dibereskan apa alisa dipecat.''tanya devan yg binggung melihat OB membereskan barang2 aku.
'' nona dealisa sekarang menjadi asistent pribadinya tuan adrian jadi sekarang dia pindah dari ruangan ini.''ucap arya.
''sejak kapan alisa jadi asisten presdir? dia kan sekertaris aku kenapa mendadak seperti ini sih.''ketus devan
''sejak hari ini dan mulai sekarang nona alisa sudah resmi menjadi asisten presdir.jadi kamu jauhi nona alisa karna sekarang dia milik presdir kalau kamu masih nekat kamu tanggung sendiri akibatnya.'' ancam arya dengan tatapan tajam.
mereka pun pergi dari ruangan devan dan meninggalkan devan yg sangat marah.
''aku ngak bisa tinggal diam secepatnya aku akan melamar kamu alisa dan bawa kamu menjauh dari sini.'' ucap devan.
aku pun mengikuti adrian menuju ruanganya di sepanjang lorong para karyawan kantor melihatku dengan sinis dan bergosip dibelakang aku.
'' ih apa yang bagus sih dari alisa itu cantik aja gak biasa2 aj tapi beruntung banget dia lepas dari pak devan langsung digaet sama presdir.''
'' iya apa dia pake susuk kali ya bisa gaet bos2 besar''.cibir karyawati
aku hanya diam dan terus melangkah mengikuti adrian tanpa memperdulikan omongan para wanita2 itu.sampainya diruangan aku takjub melihat interior yg sangat indah seperti istana dalam kantor.aku begitu terpesona melihat ruangan ini semua ada disini.
'' waw bagus banget aku ngak pernah melihat ini sebelumnya .''seru aku.
adrian pun tersenyum tipis mendengar ucapan ku.'' ini semua untukmu alisa aku mau buat kamu nyaman disisiku.''ucap adrian dalam hati
''tempat kamu disitu sekarang,dan satu lagi kemana pun kamu pergi harus dengan izin saya dan harus diantar arya.''
'' baik tuan terserah tuan saja selama masih di kantor saya gak keberatan.tapi kalau sudah diluar kantor tuan gak bisa atur2 saya.''ucapku.
''ok itu gak jadi masalah asalkan kamu gak melangar perjanjian itu.''jawab adrian.
adrian begitu sangat bahagia karna bisa selalu didekat ku
gak terasa jam makan siang.
aku pun beranjak kekantin.
tapi tiba2 adrian mencegah ku untuk pergi sambil memegang tangan aku.
''kamu mau kemana '' tnya adrian
''aku mau kekantin tuan emangnya ada apa?."tanya saya.
''kamu disini saja kita makan siang disini aku akan suruh arya buat beli makan gak usah kekantin.''cegah adrian
'' tapi tuan inikan jam istirahat saya bebas mau kemana aja.jadi tuan gak bisa halangi aku.''
'' kamu berani (sambil menariku dalam pelukan)membantah."ancam adrian
adrian pun langsung mencium bibirku dengan paksa
"emmmkh"
aku berusaha melepaskan diri tapi sia2 karna tenaga adrian sangat kuat aku hanya bisa pasrah membiarkan adrian menciumku setelah puas adrian pun melepaskan ciumnya dan langsung memeluk ku.
"ini hukuman kalau berani membantah perkataan ku". ucap adrian.
aku berusaha untuk tidak menangis tapi air mata terlanjur mengalir.
aku pun pergi keluar ruangan dan langsung ketoilet.
adrian yg melihatku menangis mengejarku ketoilet.
tapi kejadian tak terduga pun terjadi