Indonesia
NovelToon NovelToon
MAMAKU RATU MAFIA

MAMAKU RATU MAFIA

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Single Mom / Identitas Tersembunyi
Popularitas:12.2k
Nilai: 5
Nama Author: less22

Alya adalah Ratu mafia yang memimpin sebuah organisasi Order Tabir Hitam dengan nama First Order.

Tapi sayangnya ia mencintai pria kantor biasa saat ia sering menjelajahi tempat yang akan menjadi misinya.

Dan saat itulah ia memutuskan untuk keluar dari dunia hitam dan membuang mahkotanya ke dalam lumpur demi bisa menjalani hidup bahagia bersama sang suami.

Sayangnya pernikahan itu tidak berlangsung lama, mertua tidak menyukainya, dan suaminya menikah dengan manager di tempat kerjanya.

Pembalasan di mulai, Alya kembali mengambil mahkotanya dan menjadi Ratu Mafia kembali dan membawa putri kecilnya menjadi orang ternama.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon less22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

12

"Mama..." panggil Alisya pelan di dalam dekapan ibunya.

"Iya, Sayang?"

"Alisya bahagia cuma ada Mama di sini," bisik Alisya polos sambil melingkarkan lengan mungilnya di leher Alya.

Alya memejamkan mata, mengecup pucuk kepala putrinya. "Maka Mama akan memastikan, tidak akan ada satu orang pun yang bisa merenggut kebahagiaan ini dari kita, Alisya."

Alisya hanya diam memeluk ibunya, menyandarkan kepala mungilnya di bahu Alya dengan rasa aman yang utuh.

Alya melirik jam dinding tua di sudut kamar. Usai merapikan seragam TK Alisya dan memastikan tas ransel merahnya terpasang rapi, ia menepuk pelan punggung sang putri.

"Sudah, ayo Sayang, saatnya berangkat sekolah," kata Alya lembut.

"Iya, Ma," angguk Alisya dengan senyum kecil yang kembali mengembang.

Mereka pun keluar dari rumah. Namun, karena pertengkaran hebat antara Alya dan Andi tadi pagi, beberapa tetangga yang berdiri di lorong gang tampak memperhatikan kepergian mereka dengan tatapan sinis.

Begitu Alya dan Alisya melangkah agak jauh, para tetangga itu pun mulai berbisik-bisik dan menggosipinya.

"Lihatlah janda itu, entah dosa apa yang telah dia perbuat sehingga mantan suaminya meminta kembali uang yang pernah diberikan," kata seorang ibu bersanggul longgar sambil bersedekap dada.

"Iya, ya! Malu-maluin banget didengar satu gang!" sahut tetangga lain dengan nada mencibir. "Wanita seperti itu emang pantas digituin. Aku udah bilang sama ibu kontrakan buat usir dia dari sini, tapi ibu kontrakan bilang kasihan."

"Halah, kasihan dari mananya? Palingan cuma nyusahin! Udah miskin, bawa masalah lagi!" cetus wanita pertama makin menjadi-jadi.

Alya sebenarnya mendengar setiap kata, nada hinaan, dan bisikan tajam dari warga sekitar.

Langkah kakinya sempat tertahan sepersekian detik. Pendengarannya yang sangat terlatih sebagai mantan pimpinan dunia bawah tanah membuat suara pelan sekalipun terdengar sangat jelas di telinganya.

Namun, Alya memilih untuk menahan diri. Ia menggenggam jemari Alisya lebih erat, tak ingin putri kecilnya terkontaminasi oleh racun kata-kata dari orang-orang yang tidak tahu apa-apa.

"Mama... Tante-tante itu ngomongin kita ya?" tanya Alisya polos mendongak menatap ibunya.

Alya berlutut sebentar di samping Alisya, mengusap lembut pipi mungil sang anak dan memberikan senyuman paling hangat.

"Nggak kok, Sayang. Mereka cuma lagi ngobrol biasa," bisik Alya menenangkan. "Alisya fokus sama sekolah hari ini ya? Nanti kalau Alisya dapat bintang lagi dari Bu Guru, Mama belikan es krim favorit Alisya. Mau?"

Mata Alisya langsung berbinar-binar. "Mau, Ma! Alisya mau dapat bintang banyak hari ini!"

"Pintar," kata Alya. "Ayo, jalan lagi."

Mereka kembali melanjutkan langkah menuju sekolah TK Bintang Kecil.

Sepanjang perjalanan, Alya memastikan pandangan Alisya hanya tertuju pada hal-hal yang menyenangkan, meski di dalam kepalanya, roda pembalasan dan perlindungan untuk masa depan anaknya terus berputar.

Di Depan Gerbang TK Bintang Kecil

Setibanya di depan sekolah, suasana ramai anak-anak dan orang tua murid menyambut mereka.

Alisya langsung melambaikan tangan saat melihat teman sekelasnya dari kejauhan.

"Mama, Alisya masuk dulu ya!" pamit Alisya riang.

"Iya, Sayang. Hati-hati ya, jangan lari-lari," pesan Alya sambil mencium dahi Alisya.

"Dah, Mama!"

Alisya berlari kecil menembus gerbang sekolah.

Alya tetap berdiri di tepi jalan, memperhatikan sosok mungil itu hingga hilang di balik pintu kelas.

Begitu Alisya tak lagi terlihat, kehangatan di wajah Alya mendadak menguap. Wajahnya kembali dingin dan tegas. Ia merogoh ponsel terenkripsinya dari balik jaket.

Sebuah pesan masuk baru saja diterima dari Leon:

[Madam, Ibu Kontrakan tempat Anda tinggal baru saja didatangi oleh beberapa orang suruhan yang mengaku menerima bayaran dari pihak keluarga Ranti untuk membuat Anda tidak nyaman dan mengusir Anda.]

Alya menatap layar ponsel itu dengan mata menyipit tajam. Senyuman dingin yang mengerikan terukir di bibirnya.

"Bahkan setelah bangkrut pun, sisa-sisa benalu itu masih berusaha mengganggu hidupku," desis Alya pelan.

Ia segera mengetikkan perintah balasan untuk Leon:

[Beli seluruh tanah dan bangunan kontrakan di daerah tempat tinggalku hari ini juga atas nama yayasan Alisya. Buat para tetangga yang suka bergosip dan orang-orang suruhan itu tahu... siapa pemilik sebenarnya dari tempat yang mereka pijak.]

Leon menjawab dengan sangat cepat:

[Laksanakan, Madam Alya. Dalam dua jam, seluruh sertifikat kepemilikan akan ada di tangan Anda.]

Alya menyimpan ponselnya kembali. Ia memutar badannya dan berjalan tenang menyusuri jalanan, siap membereskan setiap pengganggu yang berani menghalangi kebahagiaan putri kecilnya.

1
Maria Lina
ko cuman 1 sih thor ud ditunggu bab 2 nya ee gk di up hadeh
Ambu Rinddiany Thea
s raya mulutnya kaya emak2
Ambu Rinddiany Thea
katanya suami tp calon suami katanya tunangannya tapi suami nya . ish ka lesss bingin pusing .. 😮‍💨
Ambu Rinddiany Thea: /NosePick/ ooooooh
total 2 replies
Ria Gazali Dapson
tuman alya , tendang j mulut nya , gpp koq ,
Ria Gazali Dapson
gara² ga suka sama alya, jdi merugikan tempat dia mencari nafkah, jahat banget kamu² , sudh bikin rugi restoran
Ambu Rinddiany Thea
makanya klo jd manusia itu yg punya otak dan beradab jgn biadab 🤣🤣🤣
less22: kwkwkw betul tuh
total 1 replies
Maria Lina
👍👍🙏🙏😘😘
less22: tengkyiuuuuuuuuu🥰🥰🥰🥰🥰
total 1 replies
Titin Maryati
semangat mbak lanjut cerita nya👍🙏👍
Ambu Rinddiany Thea
dikit amat ka less🤭
Ambu Rinddiany Thea
tambaaah kaa lessss
Tosari Agung
Andi pea kak less Andi terinspirasi dari cowok yang gak bersyukur dapat isteri cantik ya kayak pemain esport itu ya
Iffanaya 😽
Andi jgn dikasih ampun Alya makin konslet aja otak nya
Maria Mariati
Andiii andiii kau jemput malaikat maut mu sendiri
Tosari Agung
kak less hilangin keluarga Gunawan bisa gak sih aku curiga keluarga Gunawan isinya sampah semua
Ambu Rinddiany Thea: setujaaaaaa 🤭
total 1 replies
Diana Lely
lanjut thor....
Ambu Rinddiany Thea
nah gt itu hasil didikan anak dajal mah , dari kecil udh d pupukin kejelakan ya hsilnya gt modelan s raya , semoga alisya dpt bintang 🌟 10 ya biar nyaho tuh s anak kalong wewe 🤭😆
Ambu Rinddiany Thea: /Grievance//Smirk/
total 2 replies
Ambu Rinddiany Thea
lanjuuuut
less22: siappp
total 1 replies
Maria Mariati
semoga Alisa ga kenapa2 , kenapa aku ikut deg2 an yakk
less22: kwkwkw iya nih🤧
total 1 replies
Ambu Rinddiany Thea
semoga nanti lagi klo pas s alya lagi war sama preman, para pelayan d resto yg udh ngeremehin s alya liat ya , gimana badas ma garangnya s alya
Ambu Rinddiany Thea: hobaaaaaaj 🤭😆
total 2 replies
Tosari Agung
ka less restoran pak Herman kenapa gak di beli aja sekalian
Ria Gazali Dapson: betul ka , beli restoran nya dan sekolahan nya sekaligus , biar g d hina terus 🤣🤣🤣
total 5 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!