Indonesia
NovelToon NovelToon
(Bukan) Benih Titipan Sang CEO

(Bukan) Benih Titipan Sang CEO

Status: sedang berlangsung
Genre:Lari Saat Hamil / Janda / Anak Kembar / Identitas Tersembunyi
Popularitas:50.7k
Nilai: 5
Nama Author: Mom Ilaa

"Aku tidak butuh pernikahan. Tak ada satupun wanita yang bisa menggantikan posisi cinta pertamaku.”

Di usianya yang sudah matang, Arsen Winston, pewaris tunggal Winston Group berada di puncak kejayaan. Namun, tekanan keluarga menuntutnya untuk segera berumah tangga. Menolak menyerah pada pendirian sang putra, Adrian, sang ayah, merancang rencana gila dengan menyewa seorang wanita malam demi mendapatkan keturunan.

​Namun, sebuah kesalahan fatal terjadi. Wanita yang menghabiskan malam dengan Arsen bukanlah wanita sewaan sang ayah, melainkan seorang gadis misterius yang menghilang tanpa jejak.

​Lima tahun berlalu…

​Di atas kapal pesiar mewah, sebuah insiden mengerikan hampir merenggut nyawa seorang bocah perempuan. Arsen bertindak cepat untuk menyelamatkannya. Namun, saat tatapan mereka bertemu, jantung Arsen seolah berhenti berdetak.

​Anak menggemaskan itu memiliki garis wajah yang sangat identik dengannya, bahkan punya alergi sepertinya.

“Hai bocah, kamu tidak suka kacang?”

“Ndak cuka, bikin gatal-gatal badan Lupia. Paman Endut ndak cuka kacang juga?”

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mom Ilaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Murahan

Dari celah jendela dapur sebuah rumah sederhana di pinggiran kota, tampak Adara berdiri di depan kompor. Jemarinya perlahan mengaduk sup di dalam panci. Langkah kakinya sesekali tertatih, disertai rasa nyeri yang menjalar di area paha dan pinggulnya. Sisa-sisa jejak gairah liar pria semalam yang masih tertinggal jelas di tubuhnya.

Wajahnya merona merah setiap kali kenangan tentang pria tampan bersuara parau itu melintas di benak.

Tiba-tiba, pintu rumah didobrak kasar. Rosa, bibi Adara, menerobos masuk dengan terengah-engah. Wajah wanita paruh baya itu pucat pasi, peluh dingin membasahi pelipisnya.

"Adara! Kamu di mana saja semalam?!" seru Rosa panik, menyambar kedua bahu keponakannya.

Rosa bukan sekadar seorang bibi, melainkan seorang agen informasi kawakan. Selama dua tahun terakhir, ia mempertaruhkan segalanya dengan hidup berpindah-pindah kota demi menyembunyikan Adara. Dua tahun lalu, Rosa membantu merekayasa kematian Adara untuk membebaskannya dari neraka pernikahan dengan sang mantan suami, seorang pengusaha entertainment terpandang yang tak pernah mencintai Adara dan justru menjalin kasih secara terang-terangan dengan kakak tiri Adara sendiri.

Adara mematikan kompor, menatap bibinya dengan polos seraya menyunggingkan senyum tipis. "Bibi, aku di hotel... sesuai saran Bibi. Aku sudah melakukannya dengan gigolo yang Bibi sewakan."

"Apa?!" Rosa membelalak tak percaya.

"Pria itu... sangat tampan dan luar biasa kuat, Bibi. Lihat saja, tubuhku rasanya seperti remuk dan tidak bisa digerakkan," tutur Adara jujur tanpa rasa ragu, mengingat betapa liar perlakuan pria itu. "Tapi aku tidak menyesal. Setidaknya, kesucianku tidak sia-sia karena aku sudah memastikan dia belum menikah."

Mulut Rosa menganga lebar, jiwanya seolah melayang keluar dari tubuhnya. Keponakannya yang selama ini terkenal polos dan tertutup telah menyerahkan dirinya pada seorang pria! Namun, kepanikan yang jauh lebih besar menyengat kesadaran Rosa.

"Adara... kamu tidur sama siapa?! Gigolo yang kubayar semalam mengalami kecelakaan tragis saat menuju hotel! Aku baru saja membesuknya di rumah sakit, pria itu luka parah dan dipastikan lumpuh total! Dia bahkan tidak pernah sampai ke kamar hotelmu!" Pekik Rosa.

"A-Apa? Lumpuh? Lalu... pria yang menyerangku semalam... siapa?"

Adara membeku diam. Kesadaran bahwa ia telah menyerahkan mahkota berharganya kepada seorang pria asing yang sama sekali salah sasaran membuat dadanya berguncang hebat.

"Tidak ada waktu untuk bingung!" potong Rosa cepat, menarik paksa tangan Adara menuju kamar. "Mantan suamimu sudah tahu bahwa kematianmu dua tahun lalu adalah rekayasa! Dia sedang menyisir daerah ini bersama anak buahnya!"

Rosa melemparkan koper ke atas ranjang. "Tenang, Bibi sudah menyiapkan identitas baru yang sepenuhnya bersih untukmu. Kita harus pergi dari kota ini sore ini juga!"

Beberapa jam kemudian, sebuah konvoi mobil hitam mewah berhenti secara drastis di depan rumah sederhana tersebut.

Brak!

Pintu rumah didobrak hingga hancur. Seorang pria berjas mahal dengan wajah masam melangkah masuk. Ia adalah mantan suami Adara. Iris matanya yang tajam menyisir setiap sudut rumah yang sudah kosong melompong. Panci berisi sup dingin di atas kompor menjadi bukti bahwa penghuninya baru saja melarikan diri beberapa saat yang lalu.

"Sialan! Dia benar-benar masih hidup!" raung pria itu murka. Urat-urat di lehernya menegang. "Cari dia ke seluruh pelosok negeri! Bawa gadis jalang itu kembali padaku hidup-hidup!"

Namun, tak peduli seberapa ketat anak buahnya menyisir terminal, stasiun, hingga pelabuhan, keberadaan Adara dan Rosa menguap bagai ditelan bumi. Jaringan informasi Rosa terlalu rapat untuk ditembus.

Frustrasi dan tak punya pilihan lain, pria itu akhirnya mendatangi gedung pencakar langit Winston Group. Sebagai pengusaha di industri hiburan, ia berharap bisa meminta bantuan jaringan intelijen dan kekuasaan absolut milik CEO Winston untuk melacak keberadaan mantan istrinya.

​Di dalam ruang kerja yang megah dan dingin, Arsen Winston duduk di kursi kebesarannya. Wajahnya yang rupawan tampak tenang tanpa ekspresi saat mendengar penjelasan dari pria di hadapannya.

​"Tuan Winston, saya tahu kekuasaan Anda di kota ini tak terbatas. Saya memohon bantuan Anda. Mantan istri saya, Adara... wanita itu ternyata memalsukan kematiannya dua tahun lalu! Dan sekarang dia melarikan diri lagi!"

​Di balik meja kerjanya, jemari Arsen yang sedang memegang pena emas mendadak berhenti. Gelombang kejut menghantam benaknya.

​Adara? Gadis yang memalsukan kematiannya... janda yang dicari pria ini... adalah perempuan gila yang tidur denganku semalam dan meninggalkanku dengan uang lima puluh ribu rupiah?!

​Arsen menyandarkan punggungnya, menyembunyikan gejolak emosi dan rasa terkejut yang luar biasa di balik tatapan matanya yang sedingin es.

​Mantan suami Adara menggeprak pelan meja kerja Arsen, tak sanggup menahan emosinya. "Anda tidak tahu betapa liciknya wanita itu, Tuan Winston! Dia itu pembohong besar, wanita murahan yang tak tahu diri! Dulu dia berpura-pura polos di depan saya, tapi di belakang saya dia ternyata tukang selingkuh dan bermain dengan banyak pria!"

​Arsen mendengarkan setiap kata yang keluar dari mulut pria itu. Iris matanya perlahan menyempit, memancarkan aura membunuh yang sangat pekat. Entah mengapa, mendengarkan pria di hadapannya ini menjelek-jelekkan dan memaki gadis yang menyerahkan kesuciannya semalam membuat rahang Arsen mengeras. Ada rasa muak luar biasa yang mendadak membakar dadanya.

​"Dia sengaja memalsukan kematiannya hanya demi kabur membawa harta dan mencari pria lain!" lanjut mantan suami Adara dengan senyum jijik. "Wanita ular seperti dia harus diberi pelajaran! Saya hanya ingin Anda melacak keberadaannya agar saya bisa membalas perbuatannya!"

​Keheningan yang menakutkan menyelimuti ruang kerja itu. Arsen meletakkan pena emasnya ke meja dengan ketukan pelan yang menggema dingin.

​"Sudah selesai bicaramu?" suara Arsen terdengar sangat rendah, namun sanggup membekukan udara dalam ruangan.

​Mantan suami Adara tersentak, baru menyadari perubahan drastis pada raut wajah sang CEO.

​Arsen menatap pria di hadapannya dengan tatapan penuh keangkuhan dan rasa jijik yang tak disembunyikan. "Ruang kerja saya adalah tempat bisnis bernilai triliunan, bukan tempat sampah bagi pria lemah yang gagal mengurus istrinya lalu datang merengek seperti pecundang."

​"T-Tuan Winston... saya hanya—"

​"Muak aku mendengar ocehanmu," potong Arsen tajam tanpa rasa ampun. "Mateo!"

​Pintu ruang kerja seketika terbuka. Mateo masuk dengan sigap. "Saya, Bos!"

​"Tendang pria ini keluar dari gedungku," perintah Arsen dingin, bahkan tanpa sudi menatap mantan suami Adara lagi. "Dan pastikan seluruh lini bisnisnya diblokir dari investasi Winston Group. Aku tidak sudi berurusan dengan orang yang mengotori ruang kerjaku dengan sampah."

​Mantan suami Adara membelalak shock. "Tuan Winston! Anda tidak bisa melakukan ini! Apa salah saya?!"

​Tanpa memberi ampun, Mateo langsung memberi sinyal pada dua pengawal berbadan tegap di luar pintu untuk menyeret pria itu keluar. Suara teriakan protes pria itu perlahan menghilang seiring tertutupnya pintu rapat-rapat.

​Ruangan kembali hening. Arsen mengembuskan napas berat, merogoh saku jasnya dan mengeluarkan sebelah anting mutiara milik Adara yang berhasil ia amankan.

​"Tukang selingkuh? Pembohong?" gumam Arsen seraya menatap anting kecil di telapak tangannya. Senyum tipis yang bahaya terukir di bibirnya. "Gadis yang menangis dan gemetaran di bawah tubuhku semalam... dituduh sebagai wanita murahan oleh pria seperti itu?"

​Arsen memejamkan mata, memutar anting mutiara itu di jemarinya.

​"Lari saja sesukamu, Adara. Ke ujung dunia manapun kamu bersembunyi... aku yang akan menemukanmu lebih dulu."

1
Ilfa Yarni
apa tujuan lauren menculik ank2 adara Dan arsen
Rani R.I
Adara seharusnya dari tadi kek bicara sama Arsen,knp pulaa harus ada drama dlm keadaan genting...
Rani R.I
up lg donk thourr,, kok cuman satu bab saja,, ituu si Lauren menghipnotis si kembar kok bisa si kembar tiba tiba nurut begitu saja
Arsen hancur kan mereka,,, ingat yea Adara jgn mudah tertipu dan luluh sama ibu yg sudah membuang mu
Eka Haslinda
si kembar diculik nenek yg satunya.. ada udang dibalik bakwan
🍁 Fidh 🍁☘☘☘☘☘
👍👍😍😍😍😍💪💪💪💪
🍁 Fidh 🍁☘☘☘☘☘
👍👍👍👍😍😍😍😍💪💪💪💪
Ilfa Yarni
yg bawa ankw itu si Lauren entah apa maksudnya syo arsen adara temukan ankmu km punya insting yg kuat
Ilfa Yarni
emang novel toon in nyebelin memperkaya diri sendiri dgn iklan yg byk giliran kasih uang buat para other enggan
Lisa Halik
lagi thor
Dew666
Kok cuma 2 update nya
Ma Em
Pasti si kembar dibawa ibunya Adara , tapi Lucian cerdik pasti bisa memberi kabar pada Arsen atau Adara .
Rani R.I
pasti di bawa oleh Lauren,,,jgn sampai mereka terluka sedikitpun,, kalian tidak bakalan slamat
Abinaya Albab
Lauren ini nenek satunya
🍁 Fidh 🍁☘☘☘☘☘
👍👍😍😍😍😍💪💪💪💪
🍁 Fidh 🍁☘☘☘☘☘
👍👍👍👍😍😍😍💪💪💪💪💪💪
Suryati Surti
ceritanya bagus
Lim Kursini
ceritanya masih bersambung ya?
Elina thea
bagus
siti Syamsiar
lanjut thor👍😍
Abinaya Albab
tetap semangat ya kak 😘
Mom Ilaa: makasih kk Abinaya/Kiss/
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!