kecelakaan tunggal yang membuat nya tewas, di rencanakan oleh orang yang selama ini begitu dia sayangi. demi harta, mereka tega melenyapkan lili tanpa perasaan sedikit pun. hal itu membuat lili bukan nya mati, malah terjebak di tubuh sang Antagonis. lili tak menyangka harus menjalani hidup di sebuah wilayah kekaisaran kuno, bagaimana lili akan bertahan, apakah lili sanggup menjalani peran yang di dapatkan nya untuk bertahan hidup? saksikan terus cerita lili dalam menjelajahi wilayah kuno tersebut.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon putrinw, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab.35
"Yang mulia, ada masalah besar saat ini!" ucap Kasim red yang menyampaikan sebuah informasi penting dari daerah perbatasan.
Karena saat ini pikiran sang jendral sedang kacau, dia benar benar seperti orang yang terlihat kebingungan. Semua masalah datang bertubi tubi menghampiri nya. bahkan saat ini dia tak tidur sebab merasa hancur saat melihat sang selir berada di penjara bawah tanah. Belum lagi di tambah dengan kelahiran sang putri yang cacat, membuat nya benar benar hilang arah.
"Katakan!" ucap nya dengan nada datar.
"Prajurit khusus di perbatasan di tarik oleh jendral pei."
"Apa!" pekik nya yang kaget bercampur dengan emosi seketika.
"Mengapa bisa terjadi!" pekik nya dengan nada tinggi.
"Hamba juga tidak tau yang mulia, sebab surat itu baru saja tiba di kediaman istana tadi pagi." ucap sang Kasim yang menjelaskan.
"Baiklah, aku akan mengunjungi kediaman jendral pei saat ini juga!"
"Baik yang mulia."
Kedua nya langsung berjalan menuju ke kediaman sang jendral perang itu. sang kaisar tentu saja akan mengintrogasi lebih lanjut tentang rencana jendral pei yang menarik pasukan khusus itu
"Salam yang mulia kaisar Philadelphia." ucap prajurit yang berjaga di kediaman sang jendral perang. Mereka membungkukan Badan nya dan melakukan salam formal.
"Dimana jendral pei. Katakan kepada nya aku ingin bertemu." ucap nya dengan nada datar dan perintah.
"Mohon maaf yang mulia, saat ini jendral pei tak ada di kediaman nya."ucap sang prajurit dengan tatapan tegas nya.
"Apaa!"
"Maaf yang mulia, sejak pagi jendral pei pergi bersama dengan tangan kanan kepercayaan!"
"Sial!" gumam nya dengan tampak kesal. Bisa bisa nya jendral pei pergi tanpa menjelaskan sedikit pun kepada nya.
"Kemana mereka pergi?" tanya nya yang tampak kesal saat ini.
"Hamba tidak tau yang mulia. seperti nya jendral pei sangat sibuk dan terburu-buru n nya."
"Baiklah, katakan pada ku saat dia kembali nanti nya."
"Baik jendral."
karena jendral pei tak ada di kediaman utama nya, jadilah kaisar kian kembali ke kediaman istana nya. Dia merasa tubuh nya saat ini butuh istirahat. Sejak tadi, pikiran nya benar benar tampak kacau balau.
Lili yang luka tusuk nya sudah jauh lebih baik, kini tampak sudah bisa berjalan sendiri. para pelayan setia nya begitu mengkhawatirkan nya, karena sang ratu masih harus beristirahat yang cukup. Tetapi lili mengatakan bahwa dia sudah baik baik saja.
Dia merasa bosan saat berada di kamar kediaman nya terus menerus
"Antar kan aku ke kediaman pangeran kael."
"Yang mulia, kondisi yang mulia belum terlihat stabil. Lebih baik yang mulia, beristirahat yang cukup."
"Aku sudah jauh lebih baik Roli, kalau terus-menerus berada di kamar, aku benar benar merasa bosan."
"Baiklah yang mulia, tapi ingat yang mulia tidak boleh banyak beraktivitas."
"Humm, baiklah. Kau sangat cerewet sekali." kekeh lili saat melihat wajah Roli yang tampak mengkhawatirkan nya.
Dia saat ini mengingat kondisi toko Baru nya yang belum dibuka. Pasti proses pengerjaan bangunan nya sudah selesai. Dan dia hanya menunggu laporan dari kepala desa jamur untuk melancarkan bisnis pertama nya.
"Roli, bagaimana apakah Dwi sudah mengatakan bahwa aku membutuhkan susu untuk bayi nya selir ana?"
"Sudah yang mulia. Tapi susu susu itu belum di berikan oleh sang putri kecil." ucap Roli yang menjelaskan.
"Bagus, sebab susu itu harus dimasak terlebih dahulu. Agar kandungan protein nya lebih baik dan bayi nya juga tidak akan merasakan sakit di perut nya."
Lili tak ingin bayi itu nanti nya mengalami sakit perut, sebab susu sapi asli harus di olah terlebih dahulu untuk anak anak nya. Kerena susu sapi yang belum di oleh itu masih banyak bakteri nya, jadi dia tak ingin mengambil resiko yang besar. Apalagi bayi mungil itu masih belum mengerti apapun
Rencana nya juga, dia akan memberikan susu itu nanti nya, untuk pangeran kecil nya.
Pangeran kael harus mendapatkan vitamin agar tubuh nya tetap kuat dan sehat. Apalagi susu sapi banyak mengandung vitamin yang sehat.
Lili beranjak pergi ke dapur, melihat beberapa wadah susu yang ada di kediaman paviliun nya. dia tersenyum puas, karena Dwi benar benar bia diandalkan.
"Roli, ayo bantu bawakan wadah ini ke sana."
"Baik yang mulia."
Roli dengan cepat membawakan wadah susu itu ke dekat dapur. lili juga meminta pelayan nya itu untuk menyalahkan api terlebih dahulu, sebelum proses memasak susu tersebut.
Tiba tiba lili terpikirkan ide untuk membuat keju dari susu murni ini. Pasti pangeran kael akan menyukai nya.
"Roli, apakah ada lemon di stock penyimpanan?" tanya nya kepada sang pelayan itu.
"Ada yang mulia, apakah yang mulia membutuhkan nya?"
"Benar, tolong ambilkan beberapa lemon ke sini!"
"Baik yang mulia."
dengan bergerak cepat, Roli mengambil stock lemon di penyimpanan paviliun nya. Buah itu biasanya digunakan untuk perasaan teh panas. karena di jaman ini, teh lemon sangat disukai oleh kalangan bangsawan.
Setelah api sudah menyala dengan baik, lili langsung menuangkan susu itu ke sebuah wadah dan di aduk menggunakan sendok pilihan.
"Yang mulia, ini buah lemon nya."
"Tolong peras air lemon nya dan pisahkan dengan biji nya ya Roli."
"Baik yang mulia."
walaupun terlihat bingung dengan tujuan sang ratu, tapi Roli tak banyak bertanya. baginya pasti sangat ratu membuat kejutan dari masakan yang dibuat hari ini.
Setelah susu mendidih dengan sempurna, lili langsung menempati ke dalam botol botol yang telah di bawa oleh pelayan nya itu. Itu akan diberikan kepada bayi kecil dan juga pangeran kael.
Sebagian lagi, lili biarkan di wadah, untuk proses pembuatan keju nanti nya.
proses pembuatan keju juga membutuhkan waktu yang cukup lama. Susu yang telah di masak, akan di biarkan sampai susu terpisah menjadi cairan atau padatan putih.
Setelah menjadi cairan padatan putih, lalu masuk ke proses penyaringan. Proses penyaringan ini juga, dia menggunakan kain bersih agar lebih mudah.
"Roli, tolong tambahkan garam sedikit ya. Agar keju yang telah dibuat akan terasa dan gurih nantinya."
"Baik yang mulia." ucap nya yang begitu bersemangat sekali. Sebab baru kali ini dia melihat susu sapi murni bisa dimasak seperti ini.
"Yang mulia, apa nama untuk makanan ini?"
"Namanya keju. Nanti saat sudah jadi, keju ini bisa menjadi toping untuk singkong goreng nanti nya."
"Wah, luar biasa sekali. Yang mulia benar benar cerdas."
"Aku akan melihat pangeran kael terlebih dahulu Roli, kalau sudah kau menyusul saja ya nanti."
"Baik yang mulia."
tak lupa pula dia membawa botol yang akan diberikan untuk pangeran kael dan juga putri nya selir ana. Dia merasa kasihan pasti bayi itu sudah menahan lapar. Apalagi selir ana saat ini berada di penjara bawah tanah karena telah menyakiti nya..
nah lo bang kai mulai.. mulai kepo sama ratu lili🤭🤭🤭