Indonesia
NovelToon NovelToon
(WTG) Sampai Aku Dan Kamu Menjadi Kita

(WTG) Sampai Aku Dan Kamu Menjadi Kita

Status: tamat
Genre:Bad Boy / Cintapertama / Mafia / Teen School/College / Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:7.7k
Nilai: 5
Nama Author: Alamuciha

Yā, yā, watashi wa atarashī abaru abaru sakkadesu, minasan ga watashi no sakuhin o kiniitte kureru koto o negatte imasu, ī ne, komento, kōdoku o wasurenaide kudasai

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alamuciha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 9

"Hmmm kemana sih Budi, apakah pertanyaan ku salah

aaahhh, ya sudah lah"Ucap Rena dalam hati

Olive dan Ari yang baru jadian mereka mesra sekali,

Sedangkan Budi yang sekarang berada di pojokan tempat dia merokok tadi, di hampiri lagi sama Pak DK

"Hey nak kamu kenapa, bukan kah pestanya masih berlanjut "

"Iya Pak, hanya saja aku tidak terbiasa dengan keramaian "

"Oiya Nak, tadi aku melihat kamu dan nona naik ke atas, tempat favorit nya nona selain mantan pacar nya dulu, dan sekarang hanya kamu yang dia ajak ke tempat itu, tempat itu sangat berarti untuk nya dia sering menghabiskan malam bersama ibu nya di tempat itu, dan seperti nya kamu salah satu orang yang ada di hati nya saat ini"

"Apakah benar pak"

"Iya nak, namun sayang mantan pacar nya dulu juga meninggal kan dia karena kecelakaan, semenjak itu Nona kami tidak pernah menerima pria di dalam hidup nya"

"Aduh, apakah Aku salah telah meninggalkan nya tadi,

ternyata bukan aku saja yang mengalami hal seperti itu, begitu kesepian nya dia"Ucap Budi dalam hati merasa kasihan sekali pada Rena

"Hmmm, kasihan sekali ya pak dia "

"Iya, namun dia anak yang kuat, dia mampu menyembunyikan semuanya, maka dari itu kami semua sangat ingin melihat nya bahagia Nak "

"iya Pak, namun aku juga pernah mengalami hal yang sama dengan Rena, dan Aku terauma akan hal itu"

"Apa benar Nak"

"Iya Pak, untuk mengingat nya saja aku tak sanggup pak, namun Aku sangat mengerti bagaimana yang di rasakan Rena"

"Kalau begitu, bisa kah kamu untuk mengembalikan senyum nya Nak"

"Hahaha bapak bercanda, Aku hanya lah seorang yang biasa Pak, sangat berbeda dengan nya, untuk dapat berteman dengan nya saja tidak pernah terpikir oleh ku pak, oiya Pak terimakasih untuk cerita nya, Aku pergi dulu"

Budi pun pergi untuk menuju Alice dan teman teman nya

"Hmmm anak jaman sekarang ada ada saja yang telah mereka alami"Ucap Pak DK

Sementara itu rena dan semuanya juga sedang bercerita.

"Iya Ren, kami sudah tau kenapa Budi selalu menyendiri begitu"Ucap kembar

"Memang nya kenapa dia"

"Ternyata, kak Budi pernah di tinggal oleh orang yang ia sukai"

"Heeyyy Run, kamu menceritakan kisah itu "

"Hmmm iya Ri, Alice bertanya dan aku terbawa suasana, Aku hanya berharap di antara kita dapat untuk mengembalikan Budi seperti dulu lagi Ri"

"He, nanti cerita nya, aku mau mendengar cerita kembar dulu"Rena yang sudah penasaran

"Yaaa Rena biarkan kak Ari dan Khairun aja yang ceritain nya, karna mereka lebih tau dari pada kami"

"Hmmm ayo Ri , Run ceritakan!"

Ari dan Khairun pun menceritakan kepa Rena,namun selalu saja mereka meneteskan air mata mendengar cerita itu

15 kemudian…

Rena terdiam, dan perlahan air mata nya menetes membasahi pipinya, membayangkan ke jadian yang di alami Budi

"Hmmm, Aku sangat tau bagaimana yang di rasakan Budi, karna Aku pun pernah mengalami hal yang sama dengan nya"

"Apa benar Ren"Mereka semua bertanya

"Lalu bagaimana cerita nya"

"Hmmm sudah dong"Ucap olive dan Aulia

"Kami sudah kehabisan air mata ni, cerita kalian sih sedih banget"

"Hmmm ya tidak apa apa, agar kita dapat mengenal jauh satu sama lain"Ucap Khairun

Rena pun menceritakan kejadian yang pernah ia alami.

"Waktu aku masih duduk di kelas 1 SMP, Aku bertemu dengan seorang cowok"

Baru sampai di situ rena langsung menangis, Rena bercerita sambil menangis mengingat kejadian itu

"Cowok itu baik sekali ke padaku, perlakuan nya sangat lembut, namun Aku terus saja menjauh dari nya, dia terus mengejar ku, sampai pada waktu seketika ada kakak kelas yang mengganggu ku

dia yang melihat itu membelaku, dia melawan kakak kelas itu hingga dia babak belur, dan disana mulai muncul perasaan ku pada nya, kami slalu bersama bahkan aku pernah mengajak nya ketempat favorit ku,

dia menyatakan perasaan nya pada ku, karna sikap nya pada ku aku menerima nya, kami sangat senang satu sama lain, kami bahagia setiap hari nya, dia selalu mengisi kesepian ku dengan canda tawanya,

namun semua nya tidak bertahan lama, sepulang sekolah, ketika dia ingin membeli kado ulang tahun ku dia kecelakaan, Aku yang mendengar itu langsung Cepat cepat untuk melihat nya, namun sayang aku hanya menemukan mayat nya,dan hanya kalung ini yang tersisa untuk ku"

Alice yang mendengar tambah menangis, mereka semua meneteskan air mata

"Hmmmm, aku kehabisan kata kata untuk kalian berdua"Ucap Alice

"Heyy kalian semua, sudah inikan cerita yang telah berlalu tidak perlu sedih begitu"

"Kamu sih Ren, menceritakan sambil nangis jadi kami juga ikut sedih"

"Iya iya, sudah sudah"Rana mengelap air matanya

"Dia seperti Budi, Budi selalu saja membela ku"

"maksud mu Ren "

"Iya sebelum kita ospek aku sempat di ganggu oleh 3 pemuda, dan mereka bertiga di pukuli Budi hingga babak belur"

"Ohhhh aku ingat sekarang, jadi waktu kamu memberikan obat merah itu, itu karna Budi telah membela mu "

"Hmmmm, apa Budi tidak bercerita pada kalian berdua"

"Yaa Ren, mana lah Budi mau cerita ke kami hal hal yang berhubungan dengan perkelahian, dia takut kami akan membalas dan kami kenapa Kenapa itu lah dia "

"Ohhh pantas, saja waktu dia di pukuli Danu dia tidak boleh aku memberitahukan ke pada kalaian, dan dia langsung saja pulang "

Budi pun datang…

"Ren, aku minta maaf ya, telah meninggalkan mu"

Tiba tiba saja, ada seseorang yang menari dan kesandung, dengan tidak sengaja mendorong Rena ke kolam

Sontak Budi langsung melompat ke kolam untuk menyelamatkan Rena, namun sayang Budi yang tidak bisa berenang malah tenggelam, dan akhirnya malah Rena yang menyelamatkan nya

Mereka yang hadir hanya melihat saja,sampai mereka di tepi kolam, sambil ngos ngos san

"Kamu bodoh sekali, kalau tidak bisa berenang kenapa kamu malah melompat ke kolam"

Budi tertawa"Hahahah aku mengira aku bisa berenang, namun aku tidak sadar bahwa aku tidak bisa berenang"

"Dasar bodoh "Rena yang terbawa perasaan Rena langsung memeluk Budi

Semua orang yang melihat terdiam, sungguh dramatis

"Sudah tidak apa apa kok, kita di liatin tu sama semua orang"Ucap Budi

Rena kaget dan malu mendorong Budi, kembar dan teman teman lain tertawa melihat mereka berdua.

Pelayan Rena langsung datang dan membakar Rena handuk

"Kamu sebaik nya langsung ganti baju saja Ren, nanti kamu bisa masuk angin"

"Lalu kamu Bud"

"Yaa, aku akan langsung pulang saja"

"yaaa kok cepat banget sih Bud"

"Mau bagai mana lagi"

"ya sudah ayo bud"Ajak Alice

"Kami duluan ya Ren "

melihat Rena yang cemberut Budi langsung memegang ke dua pipinya

"Jangan cemberut begitu, nanti cantik mu hilang ,senyum dong, kan besok di sekolah masih bisa bertemu"

Rena menatap Budi lalu tersenyum manis sekali.

"Hmmm iya deh, terimakasih untuk malam ini "

"Heeyyy, sampai kapan kalian berdua akan bermesraan"Teriak Alice yang telah menunggu

"iya iya sebentar, Aku pulang ya Ren"

"Iya, daaahhh, hati hati"

Alice dan Budi pun pulang, di perjalanan Alice bertanya

"Bud, apakah kamu menyukai Rena"

"Kenapa memang nya, untuk apa juga aku bilang pada mu"

"Kamu selalu saja membuat ku kesal, baik sedikit dong kepada ku "

"Ya itu karna dari awal kamu selalu mengganggu ku "

Budi sengaja membuat Alice kesal untuk menggodanya.

"Iya maaf, maaf"

"Iya deh Lice, aku juga tidak tahu dengan perasaan ku"

"Apakah karna kejadian itu "

"Kejadian, maksud mu"

"kejadian kamu dan Liana "

"Hmmm, tolong jangan sebut nama itu aku tidak ingin mendengar nya, dan nama itu sangat berarti bagi ku

karna dia telah memberikan ku hidup, kalau bukan karna nya mungkin aku sudah tiada, namun lebih baik tiada bagi ku dari pada harus hidup dengan kenangan nya"

"Iya maaf kan aku Bud, Aku tidak bermaksud"

"Dari mana kamu tau itu"

"Aku sengaja bertanya tentang mu ke pada khairun, dan kahairun menceritakan ke pada ku, Aku harap kamu dapat menemukan kembali hidup mu, dan jika kamu butuh sesuatu kamu bisa menghubungiku ku, Aku akan selalu ada untuk mu"

Tampak sepertinya Alice yang memang benar sudah menyukai Budi

Sendang kan di pesta Rena, Ari dan olive yang baru saja jadian mereka pun berdansa, begitupun dengan Khairun, namun Rena masih saja terbayang akan Budi

"Sepertinya aku mulai gila, aku seperti kelihatan waras namun aku gila di dalamnya ,ya ke adaan ini sepertinya aku waras namun tidak gila"

Rena yang bergumam

"Heeyyy Rena… ayo sini kita menari"Ajak si kembar

Malam itu mereka semua merasa senang, pesta pun berakhir, mereka bersiap untuk pulang.

Namun, Ari yang masih penasaran siapa olive sebenar nya sengaja menyuruh kahairun untuk pulang duluan,

Ari pun mengikuti olive diam diam, Ari sampai di kediaman olive yang megah dan banyak sekali penjaga di sana, ketika mobil Olive masuk semua penjaga membungkuk kan diri, Ari yang melihat pun.

"Sepertinya Oliv, orang yang sangat terhormat namun siapa dia sebenarnya" Ari bertanya tanya

Di halaman rumah Oliv, Seorang penjaga membawa Royy, Olive turun dari mobil nya, dan penjaga tersebut membawa Royy ke hadapan Oliv.

"Bukan kah itu orang yang tadi berada di pestanya Rena"Ari semakin mendekat

"Nona, ampuni aku Nona, apa salah ku" Roy memohon ampun

"Royy, tadi kamu sudah berani sok membantah ku, dan berdebat dengan ku, kalau bukan karena teman teman ku berada di sana, sudah pasti aku akan membunuh mu saat itu!"

"Maaf kan aku Nona, Aku tidak bermaksud begitu Nona, tolong ampuni aku Nona"

"Hahaha sekarang kamu Memohon ampun!, pengawal"Seorang pengawal memberikan pistol ke pada Oliv

"Ampuni saya Nona, tolong Nona saya mohon"

Olive menembakan pistol nya ke kaki roy, Roy menjerit kesakitan

Ari sangat kaget melihat itu, Ari tidak menyangka olive yang baru duduk di kelas 1 SMA dan terlihat sangat lembut dan baik hati ternyata begitu kejam

"Ini sebagai peringatan untuk mu, jika aku bertemu dengan mu lagi dan sikap mu masih sama saja, aku akan menembak tepat di kepala mu!"Ucap olive

Sedangkan Ari yang takut langsung berlari, namun Ari

menendang sebuah botol, semua pengawal melihat dan mengejar Ari.

Ari lari sangat cepat namun sayang Ari terkepung.

"Heyy! apa sebenar nya tujuan mu, kenapa kamu menyusup ke mari"Tanya pengawal Oliv ke pada Ari

"Aku…,maaf Pak, Aku hanya kebetulan lewat namun aku mendengar suara tembakan, makanya Aku berlari Pak dan aku bukalah penyusup "

"banyak omong kamu, tangkap dia!"

Ari yang juga jago berkelahi menghadapi mereka terjadi perkelahian di sana, Ari menerima banyak pukulan namun Ari masih sanggup berdiri

"Ayo Bapak Bapak, siapa lagi yang mau maju"

Pengawal Oliv yang berjumlah 10 orang sekarang tinggal 5 orang, namun Ari yang sudah lelah dan dan sakit di sekujur badan nya tak mampu lagi melawan.

Pada saat itu Sorang pengawal mengambil kayu dan ingin menghantamkan ke kepala Ari, namun pada saat yang tepat Oliv menghadang nya dan sayang kayu itu menghantam ke pala Oliv.

Oliv langsung menembakan pistol nya ke kedua kaki pengawal nya tersebut, yang membuat pengawal itu menjerit kesakitan dan memohon ampun

Ari yang melihat Oliv dengan darah yang mengalir di kepala nya langsung memeluk Oliv.

"Liv kamu tidak apa apa Liv, kamu bodoh sekali kenapa kamu menghadang itu, aku masih sanggup untuk menerima nya"Ari sambil memegang Kepa Oliv untuk menghentikan darah yang mengalir, Oliv sangat senang di pelukan Ari

"Kakak, olive tidak apa apa kok kak,Kaka jangan khawatir"

"Bagaimana aku tidak khawatir, kamu lihat kepala mu berdarah "

Semua pengawal langsung mendekat untuk membawa olive, namun Olive menghentikan nya karna masih ingin berada di pelukan Ari.

Tentu semua pengawal tau Olive wanita yang sangat tangguh, Ayah nya saja mengakui kehebatan olive sehingga dia di pilih menjadi penerus

Dan tentu saja, Olive sudah menjalani segala macam rasa sakit karna pelatihan nya, karna itu lah oliv tidak pernah di ketahui indentitas nya dia selalu di isolasi

Setelah menjadi pemimpin baru lah Olive muncul dan ingin bersekolah, tentu Ayah nya tidak bisa mencegah nya karna dialah pemimpin yang sekarang.

Ari merangkul dan menggendong olive,Ari bingung mau membawa olive ke mana

"Kakak kenapa"

"Aku bingung, tidak tahu harus membawa mu kemana Liv"

"Bukan kah di depan sana rumah olive kak, bawakan Olive ke rumah saja kak"

Ari masih takut karna melihat Roy tadi, namun karna Ari mencintai olive dia pun memberanikan diri untuk masuk membawa Olive

Semua pengawal mengikuti mereka dari belakang,

Ari membawa olive masuk kerumah nya

"Eeee Nona kenapa"Tanya seorang bibi yang bekerja di rumah olive

"Bibi, bawakan obat untuk ku"

"baik Nona "

Ari pun meletakan olive di sofa,Ari mengelap darah Oliv dengan baju nya, Ari sangat khawatir pada olive

Olive yang melihat Ari yang begitu khawatir padanya sangat senang, ternyata ada orang yang khawatir padanya dan orang itu orang yang sangat ia sukai

"Hmmm sudah kak, Olive baik baik saja"

"Apanya yang baik baik saja, lihat darah nya mengalir terus"

Bibi membawakan obat dan ingin mengobati luka olive.

"Tidak usah Bi, biar aku saja"

Semua pengawal menunggu di depan pintu dan bertanya tanya siapa pemuda itu, dia begitu dekat dengan Nona nya, Ari pun mulai mengobati Olive sesekali sambil mengobati, Ari sambil meniup luka Olive, Olive sangat senang melihat Ari

Selesai mengobati, Olive kembali memeluk Olive

"kak, aku mohon jangan tinggalin Aku, karna aku sangat menyayangimu"

"Tinggalin kemana, bukan kah aku masih di sini bersama mu"Ucap Ari yang kalau bicara tidak pernah serius

"kakak!"

Ari yang melihat olive yang begitu tulus pada nya

"Iya Olive iya, dan sebaik nya kamu jujur sekarang ke pada ku siapa kamu sebenar nya"

"Namun kakak harus berjanji ya, setelah aku memberi tahu kakak, kakak tidak boleh memberi tahu siapapun, ingat kak siapa pun! ini rahasia antara kita dan setelah kakak tau tolong jangan tinggali aku, atau memutuskan kan ku, kan kita baru jadian "

1
Alam Wtg
ok
Doubi
astagfirullah, sabarr nak ...
terus semangat thor, jangan lupa mampir juga ya^^
Alam Wtg
terimakasih kak
Alam Wtg
iya kak, terimakasih
kama
Semangat author!
Prabu Marbun
Kakak author tau candu, kan? Ya ituuu kayak ceritanya author hua! Semangat menulis thor!!
Yarasary
selamat berkarya kak, mampir juga yuk ke novel aku ~Aswarya genggam aku.
Alam Wtg: iya kak terimakasih
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!