Indonesia
NovelToon NovelToon
Aku Pertaruhkan Semuanya Pada Status LUCK (LUCK GAMBLING)

Aku Pertaruhkan Semuanya Pada Status LUCK (LUCK GAMBLING)

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Game
Popularitas:11.8k
Nilai: 5
Nama Author: Dracu Kazuma

Orang-orang di forum bilang 'Didalam Dungeon terdapat sebuah item langka yang setara dengan kemampuan cheat'.

Sayangnya butuh keberuntungan yang tinggi untuk item itu bisa Drop.

" cih, Developer ini sebenarnya niat membuat Game tidak sih ?"

Konomi, Seorang Player yang telat bermain dari Player lain, harus menerima kenyataan pahit.

Game yang ia kira adalah Game sederhana, ternyata adalah sebuah Game komplek dengan sistem yang menyiksa.

Bahkan, Karakter yang ia buat dan ia besarkan harus berjuang keras untuk bertahan hidup.

" Game sialan !! Developer Sialan !! Apanya yang Luck Tinggi Bisa membuat Beruntung !!"

Gadis ini adalah Konomi, Player Newbie yang mempertaruhkan semua Point Statusnya pada LUCK.

" Makan ini Kadal sialan, Potion Gagal ku !"

Tidak sampai sedetik setelah dia meneriakkan kekesalannya, puluhan Lizardman terbang ke udara dan berubah menjadi Orb XP yang cantik.

" Mengapa kalian tidak habis-habis ?!" Suara teriakan imutnya menggelegar didalam Dungeon.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dracu Kazuma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

9. Satu Hari Bersama Ann

Satu Minggu Setelah Familia One Heart di kunjungi Tamu yang tidak biasa.

Keuangan Familia mereka kembali stabil, setelah sebelumnya mereka mengalami krisis hanya untuk memodali Player Baru yang kesulitan Berpetualang karena kasus Diskriminasi.

Tetapi itu adalah masa lalu.

Sekarang hampir Semua Player IGNORANTIA mengetahui bahwa, semua member Familia One Heart sudah mempunyai Mount langka yang Familia kelas atas saja hanya 1/10 saja.

Ivent sudah berakhir.

Kesombongan berada pada Familia yang mampu bekerja sama dengan Player Produksi.

Player yang dulunya ikut mendiskriminasi, satu persatu mulai melirik Familia ini sebagai musuh.

Mereka tidak suka melihat Player Top seperti Roland dan rekannya, ikut berbaur dengan Player Produksi yang sama sekali tidak menguntungkan.

Sampai saat ini mereka masih berfikir, item drop dari monster masih lebih baik dari yang di buat oleh Player Produksi.

Tetapi, dalam waktu dekat.

Mereka akan menyesal dengan apa yang sudah mereka lakukan di masa lalu.

Disisi lain, Familia One Heart sedang sibuk dengan banyaknya permintaan dari Player yang mulai melirik betapa berguna nya Jobs Produksi.

Tidak jarang juga mereka menawarkan Kontrak jangka panjang sebagai Pelanggan untuk Familia mereka.

Pemimpin Familia adalah teman sebagai rangker. Jadi tidak jarang juga mereka saling berbagi pendapat.

Mereka memang bersifat netral pada awalnya. Namun sekarang, mereka adalah Mitra.

Sejauh ini, ada 4 Familia yang menjadi Mitra mereka.

Leader mereka juga tampak akrab. terlebih mereka juga teman seperjuangan di masa lalu dan sering ber experiment menantang Boss untuk melihat Gimik serangan dari Boss.

Bahkan hampir 100 Persen Tutorial di Forum berasal dari Mereka berlima sebagai founder.

Itulah alasannya mengapa sampai sekarang, tidak ada yang berani mengusik Member One Heart.

Tidak hanya Roland saja yang akan turun tangan, melainkan ke empat Leader Familia yang lain beserta ratusan Member mereka akan ikut menjadi musuh orang itu.

"Yah, tidak kusangka Familia mu jadi sorotan sekarang."

Seorang Kakek-Kakek berjenggot panjang dengan jubah Putih bersandar ke bangkunya, dilihatnya lukisan menakjubkan pemandangan Aurora di tepian jurang Benua Es, pada langit langit ruangan.

"Aku baru tau jika Base Camp bisa di hias indah seperti ini." Lanjut Sang kakek lagi.

Tetapi meskipun Avatar nya Kakek-Kakek, Namun Suaranya Yang manis itu, Merusak citra Avatar nya yang berwibawa.

Ada seorang Gadis belia sebagai Pengisi Suaranya.

"Bisakah kau tidak bicara saja, Avatar dan suaramu sama sekali tidak cocok, membuat ku merasa jijik."

Samurai yang mengenakan Armor Merah, dengan sikap tenang ini adalah Player yang menggunakan IGN(In Game Name) Hideyoshi. Dari suaranya jelas dia lebih muda dari Avatar nya.

Sedangkan Kakek bersuara manis itu adalah Toji.

"Apa kau bilang?. Kau Menghina Kakek ku?."

"Cih, Anak kesayangan Kakek."

"Hump, Asalkan kau tau, Kakekku adalah orang paling baik di dunia!."

"Ya, Ya, Ya, terserah kau saja."

"Kau...!"

"Sudah sudah, jangan di teruskan. Kalian ini selalu saja bertengkar setiap kali bertemu."

Yang baru saja melerai itu adalah 'Mommy'. Seorang Mahasiswa Ilmu Kedokteran dengan suara Seksi. Avatar nya sendiri adalah Seorang Mage yang sudah naik ke tingkat Sorcerer. Pakaiannya yang terbuka hampir meng ekspose keseluruhan kulit dan daerah berbahaya.

"Dia yang memulai duluan."

"...." Hideyoshi hanya membuang muka.

Meninggalkan pertengkaran kedua anak kecil ini, Orang terakhir yang menjadi tamu Mulai angkat bicara.

"Bukankah sudah saatnya kau menambah member baru, Roland?. Kudengar kau baru saja Menaikan level Famili mu."

Pria ini adalah Doctor. Seorang Tangker dengan Tubuh besar dan Otot berlimpah. Alasan ia menggunakan Nama Doctor adalah karena Pekerjaan Masa depannya, di dunia nyata.

Sama seperti Mommy, Mereka adalah Mahasiswa di Fakultas yang sama.

Ini adalah tahun ke duanya untuk mengambil S2, dan tercatat masih aktif sampai sekarang.

Dan alasan dirinya mengambil Job Tanker adalah, karena dia ingin tubuh sehat tanpa harus Mati.

"Ya, setelah sekian lama, akhirnya kami sampai pada titik ini. Tetapi ada masalah lain yang harus di persiapkan terlebih dahulu, seperti menambah kamar dan sebagainya. takutnya Member baru tidak kebagian kamar."

"Kau terlalu berlebihan, jika kau selalu memanjakan, mereka tidak akan berkembang. Kau bisa saja mengambil member baru terlebih dahulu, lalu biarkan mereka tidur dimana saja sampai Base Camp mu selesai di upgrade."

"Aku juga sempat berfikir seperti itu, tetapi para Tukang Bangunan kami mempunyai rencana lain. Ku dengar mereka sedang merencanakan Proyek Raksasa. Jadi kita tunggu saja."

"Hah... seandainya aku bisa Meminjam mereka. Kau tau sendiri Benteng kami sudah tidak tertolong lagi, hampir setiap hari ada saja kerusakan." Keluh Doctor.

"Salah mu sendiri karena membuat Base Camp di dalam Hutan."

"ugh....!" Tanker yang tidak tertembus itu terkena serangan mental.

"Berbeda dengan Kami, Meski berada di dalam Hutan Gelap, Kami bahkan tidak kerepotan sama sekali." Mommy membanggakan Familia nya.

"Sudah sudah. Jadi yang ingin aku diskusikan adalah..."

**********

"Jadi Rumor yang beredar itu benar?. Baguslah, aku sudah jatuh cinta dengan Game ini, aku bahkan tidak bisa hidup lagi tanpa bermain game ini satu hari saja." Ucap Doctor.

""Setuju."" Semua orang sepakat.

"Jadi, Sudah sampai mana?." tanya Doctor.

"Untuk Proses Vidio Promosinya sendiri sudah hampir selesai, Rekaman tambahan baru baru ini juga sudah semua. Narasi sampai Iklannya sudah semua. hanya tinggal tanggal rilisnya, Nantikan saja."

"Bukan, Maksud ku, Ann chan, sudah sampai mana?."

Mengerti dengan Maksud Doctor, Membuat Roland Kembali Tersipu untuk sekian lama.

Semua teman-temannya juga penasaran dan memandangi nya dengan intens, Mereka juga penasaran bagai mana bisa mereka masih belum naik ke tahap selanjutnya.

"Kau ini, Sudah Hampir 4 Bulan kalian Pacaran, tetapi kau masih saja malu-malu seperti itu. Apa kau tidak Malu sebagai Pria?!."

"Aku tidak mau mendengarnya dari mu!!, Lalu bagai mana dengan Kalian?." Balas Roland tidak mau kalah.

"Kami, Kami baik-baik saja, sampai sekarang masih saling berkunjung, bahkan menginap." Jawab Doctor tenang.

"Jangan ceritakan juga masalah menginap nya." Mommy yang tersipu menggetok kepala Doctor menggunakan Ujung tumpul tongkat sihirnya.

"Eh, Mommy chan, kalian berdua Pacaran?!." Toji yang baru mendengar berita yang sudah lama ini, me jadi terkejut.

"Kau baru tau?." Tanya Roland.

"Ya, Jika saja Mommy tidak merespon aku mungkin tidak akan pernah tau sampai kapanpun."

"Itu karena otakmu itu kecil." Ejek Hideyoshi dengan sikap tenangnya.

"Apa kau bilang?!!," Toji yang kesal di bilang berotak kecil, merasa jengkel, tetapi... "Hoho... Kau juga baru taukan?, Tuan Samurai...."

"...." Hideyoshi yang tidak dapat menyembunyikan keterkejutan nya, berusaha dengan tenang membuang muka ke arah lain.

"Lihat itu..., hahaha kau sama halnya dengan ku, sama-sama berotak kecil. Hahahaha!!." ejek Toji kekanak-kanakan.

"Toni chan, Jika kau bicara seperti itu, kau sama saja mengakui jika kau memang berotak kecil." ujar Mommy.

"eh?!." Toji langsung terdiam.

"Bodoh!!" Hideyoshi menimpali.

"Apa kau bilang, Samurai Bodoh?!."

Kedua Bocah kecil itu kembali bertengkar, saling memaki.

"Hey, Mengapa kalian tidak Pacaran Saja?, Aku yakin kalian punya wajah yang tampan dan cantik, jika mengacu pada suara kalian?." Saran Mommy.

Dua ekor Bocah yang tadinya bertengkar, menjadi tenang seketika. Mereka berdua langsung kehilangan minat untuk melanjutkan pertengkaran mereka yang berkepanjangan.

"Jika saja kalian merubah Avatar kalian dengan wajah asli kalian seperti Kami, Kami yakin kalian akan saling jatuh cinta, bukan kah begitu Roland sangat?." Goda Mommy sembari melibatkan Roland sebagai tersangka utama.

"...." Roland tidak menjawab karena kembali tersipu malu.

"Apakah itu benar? apakah wajah cantik Mommy itu asli?."

"kenapa? kau meragukan ku?."

"Tidak, bukan begitu. Aku baru tau jika kita bisa membuat Avatar mirip dengan kita. Aku saja butuh 2 Jam hanya untuk mengedit Avatar ini agar semirip mungkin dengan Kakekku."

"Anak ini, seberapa sayangnya dirimu pada kakekmu sampai-sampai tidak sadar ada fitur Scanning wajah."

"Eh?!."

"Bodoh!!."

"Berisik, aku bertaruh kau juga baru tau kan?!."

"...." Hideyoshi kembali tersentak sembari kembali membuang muka.

"Lihat!!."

"Sudah Sudah, Jadi bagai mana, mau mencoba merubah Avatar mu?." Goda Mommy.

"Bukankah kita tidak bisa merubah Gender disini?."

"Kau ini, apa kau tidak membaca pengumuman?. Bukankah Minggu kemarin pihak Admin sudah mengeluarkan berita bahwa di Item Mall, sudah mulai di jual Item untuk Mereset Avatar sebagai Permintaan Maaf mereka?. Terbatas 1x untuk setiap Player."

"Aku baru tau, aku tidak baca." Toji langsung memeriksa Item Mall.

"Itu saja kau tidak tau!." Ejek Hideyoshi.

"Kau juga sama kan?!." Bentak Toji.

"...." untuk kesekian kalinya, Samurai itu membuang muka.

"Cih!!."

"Sudah Sudah. Berhenti bertengkar, Ini rumah orang."

""Maaf.""

"Santai saja." Roland sebagai tuan rumah yang baik, memaklumi tingkah teman lamanya.

"Jadi, bagai mana?. Kalian tertarik?." Dorong Mommy lagi.

"Akan mu lakukan," Toji dengan wajah menantang menunjuk Hideyoshi dengan tidak sopan, "Akan ku buat kau tidak bisa mengejek ku lagi."

"Ku Terima tantangan mu." Jawab Hideyoshi.

""Yes!!. Semoga kalian tidak berkelahi lagi."" Harap ketiga orang dewasa.

**********

Keesokan harinya, sepasang pemuda yang menawan kembali mengunjungi Base Camp One heart.

"Bisakah Kalian tidak bertengkar di Rumah orang lain, sungguh itu berisik sekali."

Konomi dengan wajah Malas memandangi kedua pasangan manis yang bertengkar hebat di depan Pintu Labor miliknya.

Konomi tau siapa wajah baru tersebut, setelah sebelumnya di beri tahu oleh Suaminya.

Dan juga, lewat Interface Nama di atas kepala mereka.

"Dia yang berisik!!." tunjuk Toji dengan Avatar barunya, cukup imut tidak kalah dari Konomi.

"Kau yang berisik.!"

"Kau!!."

"Kau!!."

"Lagi pula, mengapa kau mengikuti ku." cecar Toji.

"Kau yang mengikuti ku."

"Itu kau!!."

"Bukannya kau?!, lagi pula bukankah kau kemarin bilang tidak tertarik Ganti Avatar?."

"Aku tidak pernah bilang kalau aku tidak tertarik, dasar Kakek Tua!."

"Jangan Menghina Kakekku, Samurai Bodoh!!."

"Kau yang Bodoh!!."

"Itu Kau!!."

"Kau!!.."

"Mau sampai kapan kalian membuat keributan di depan Kantor Orang lain?!."

Konomi sudah kelelahan hanya mendengar keluhan pasangan bodoh di depannya.

"Maafkan aku." sesal Hideyoshi.

"Jangan mendahului ku, Samurai Sialan!!," Toji dengan kasar Menendang Hideyoshi menjauh dari Sahabatnya "Ann chan... Bagai mana Avatar baruku, Apakah Manis??!."

Toji dengan lancang memeluk dan Mengelus elus kepala Konomi.

"Iya, iya, Manis kok, Seharusnya dari dulu saja kau memakai Avatar ini." Konomi mendorong wajah Toji menjauh yang menempeli Pipinya.

Dengan membusungkan dadanya, Toji Memasang wajah sombong yang menyebalkan ke arah Hideyoshi.

"Lalu bagaimana dengan Avatar baruku, Bukankah tidak kalah Keren?."

"Roland jauh lebih keren!!." Ucap Konomi langsung.

Toji Tersenyum puas ketika berhasil mengejek Hideyoshi.

"Jadi, Kalian berdua datang kemari dan membuat keributan, hanya untuk ini?!."

""Hehehe..., Ya.""

Konomi jengkel, dahinya berkedut kesal. Dua Potion dengan cairan Kuning Susu ia keluarkan entah dari mana.

"" Tu-tunggu, kami hanya bercanda. Tenang dulu, Ok."" Kedua pasangan Berisik tampak panik. Mereka tau, Potion itu sangat berbahaya. Bahkan Korban yang terkena Potion itu sampai hari ini Avatar nya masih belum terselamatkan.

Sampai sekarang, patung mereka di jadikan Patung Peringatan di dalam Guild.

Orang Orang malang itu sampai membuat Akun baru dan memulai dari awal.

"Katakan, Apa maksud dan tujuan kalian ke sini." Konomi mengguncang guncang pelan botol berisi Cairan berbahaya ditangannya itu.

"Sebenarnya, Kami ingin meminta tolong pada Familia kalian." Hideyoshi Sebagai juru bicara mereka, Langsung masuk ke point Utama. Ketika Kepalanya Diapit diantara Lengan dan Aset Toji yang cukup besar.

Konomi dengan sabar dan seksama mendengarkan cerita dari temannya itu.

Keesokan Siangnya.

Di Padang Rumput gerbang selatan Kota, Konomi tampak sibuk Bermain kejar kejaran dengan beberapa ekor Slime yang cukup besar.

Dari Arah Gerbang, Sebuah Rombongan yang terdiri dari Player Berjubah Laboratorium datang Menghampirinya.

Wajah mereka tampak panik, mereka juga sudah bersiaga dengan botol lempar mereka.

"Nona Ann, Apa yang sedang terjadi disini?!."

"Tidak ada apa-apa, hanya bermain bersama mereka. Tubuh mereka sangat empuk loh, kalian ingin mencobanya?."

""!!.""

"Tidak, Kami tidak usah." Tawa kering keluar dari mulut juru bicara di antara mereka.

"Begitulah?, ya sudah. Apa kalian Kelompok yang di bicarakan Toji chan dan Hide kun?."

"Benar, Saya sebagai Perwakilan dari Shichi no Kiri, Amelia. Salam kenal."

"Saya Perwakilan dari Aria Familia, Airi. Salam Kenal."

"Salam kenal juga, Mohon Kerja samanya."

""Mohon kerja samanya.!"" Sorak semua orang hampir bersamaan.

"Sebelum itu, Nona Ann. Apa anda baik-baik saja?." Amelia sedikit cemas dengan banyaknya Slime yang cukup besar, Mulai menggerayangi tubuh Konomi yang kecil.

"Tenang saja, sudah biasa, tunggu sebentar ya."

Konomi atau di kenal dengan Ann ini mengatakan sesuatu kepada para slime yang menggerayanginya.

Di Detik kemudian para slime dengan patuh satu persatu mulai turun sembari memuntahkan beberapa Botol Kosong, Ke rerumputan.

"Terima kasih. Sampai jumpa lagi." Ann melambaikan tangannya ke arah Para Slime yang semakin menjauh.

"Nona Ann, Apa yang sedang terjadi?." tanya Amelia mewakili rasa penasaran dari semua teman-temannya.

"Ah, ini?!, Aku hanya bermain bersama Para Slime, sebagai gantinya mereka menawarkan beberapa Botol kosong untukku."

"Sebelumnya saya minta maaf. Normalnya, Player harus membunuh Slime terlebih dahulu agar Botol kosong bisa di drop, Bukan?!." Ucap Amelia lagi.

Ann tertawa kecil sembari menggosok kepala bagian belakangnya.

"Sebenarnya semua monster disini sama sekali tidak di anggap musuh, bahkan didalam map milik ku, mereka semua di tandai dengan titik biru. Aku sempat kerepotan pada awalnya. Tetapi sekarang sudah terbiasa. Hehe...."

""...."" Semua orang hanya mengangguk tidak percaya. Meski dipaksakan, itu sangat sulit. Ini adalah kasus yang langka.

"Sudahlah, mari kita langsung Studi Tour nya, Invite aku kedalam Party."

^^^Bersambung, Paman...!!^^^

1
marrydiana
mampir thor, mampir juga di karya aku (suamiku preman) yaa🌹🙏
alfi Abrar
mampir ya
Yuri kazukata💗💗💗💗
tadinya aku pikir Alvin akan cemburu dengan Azka
DRACU: Alvin siapa? Azka siapa?/Slight/
total 1 replies
4811
ditunggu up nya ~
DRACU: Aye, Kapten/Grin/
total 1 replies
Alfi Abrar
mampir ya ayok saling follow
Qy ࿐
goodluck
DRACU: Roger !

Makasih,hehe
total 1 replies
4811
gyaru itu apa thorr ? ~
DRACU: papa katsu kan, shiina ya?
total 2 replies
4811
jadi kangen main toram
mira asmara yanti
semangat author jangan pernah pantang menyerah
mira asmara yanti
semangat author jangan pernah pantang menyerah
DRACU: Roger, Gozaru~~
total 2 replies
Slime-chan
walah, LUCK sampe ngaruh segitunya. Game broken banget ini.
DRACU: nge Bug, biasalah, game cacad
total 1 replies
Slime-chan
buset ngaruh ke aggro monster njer, fix ini developer gamenya nggak pernah nongol liatin kelakuan playernya.
Slime-chan
power scallingnya gimana njer, Dev nggak bener ini, game power creep kok nggak di patch wkwkwk
Slime-chan
DoT?
Slime-chan: Bind sambil nyicil darah ye
total 2 replies
Slime-chan
genderbend?
Slime-chan
kena PK bisa drop item nggak?
DRACU: bisa donk, kan efek timbal balik.
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!