Ruang perpustakaan yang seharusnya tenang, kini berganti ricuh setelah aksi urakan yang dilakukan Lin Mu dan juga Wang Dong.
Pemandangan berantakan dengan beberapa kursi terjungkal di beberapa titik, ditanggap terkejut oleh petugas penjaga, yang ... kemana saja dia dari tadi? Setelah usai baru muncul.
"Ada apa ini?!" teriaknya, menuntut jawaban--dari siapa pun yang berada di sana.
Lin Mu menolehnya tanggap. "Tadi ... ada mahasiswa yang berlari terlalu cepat, lalu tidak hati-hati menabrak meja dan kursinya hingga jatuh." Siapa pun tahu itu bohong, Lin Mu berkelakar seraya mengusap bagian tengkuknya.
Mungkin akan merepotkan, jika ia diketahui sebagai korban, yang kemudian pada akhirnya menjadi pelaku.
Tanpa menunggu reaksi petugas itu, Lin Mu mengambil inisiatifnya--membereskan kembali kursi-kursi itu ke tempatnya semula, satu demi satu.
Di posisinya, Xiaoyue menatap pemuda itu tercenung. Kemana Lin Mu si pecundang? Kenapa dia jadi sekeren itu? Pikirnya terheran-heran.
"Kamu sudah berubah. Dulu kamu tidak seperti ini." Ia berkomentar dengan suara ragu. Tentu saja merasa takjub.
"Mungkin saja. Paling tidak, seperti ini tidak akan ada begitu banyak masalah lagi," tanggap Lin Mu tanpa menoleh. Satu telapak tangannya nampak santai ia selipkan ke dalam saku celana.
Tidak ada Lin Mu si Bodoh lagi!
Mungkin sedikit sulit merangkai kata, dalam beberapa saat, Xiaoyue bergeming. Terlalu banyak hal yang harus ia cerna mengenai perubahan Lin Mu yang begitu mencengangkan.
Hingga sesuatu muncul di kepalanya. "Wang Junli, ayah Wang Dong ... adalah orang yang pendendam. Kamu harus hati-hati."
Deretan kata membentuk tajuk memperingatkan dari gadis itu, disambut Lin Mu ringan saja, "Heh, benarkah? Kalau begitu terima kasih sudah mengingatkan."
Langkah kakinya kemudian ia tuntun ke arah bukunya yang tadi terlempar karena perbuatan Wang Dong. Masih nampak tergeletak di lantai.
Ada yang aneh!
Sepasang mata Lin Mu menangkap sesuatu yang berbeda dari buku tersebut. Dengan cahaya yang meli…
Aku Seorang Sampah
Episode 12
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 77 Episodes
Comments
Jimmy Avolution
Sippp...
2022-03-28
1
August Gunawan
kata kata nya ribet
2022-01-14
1