"Hallo." Lin Mu menyapa ramah bocah laki-laki yang berdiri di hadapannya. "Aku melihat di internet, kalau kamar di rumah ini disewakan? Benar ini rumahnya, 'kan?"
"Benar! Kamu datang untuk menyewa kamar, 'kan?" Bocah itu balik bertanya dengan nada sedikit tinggi. Sikap songong dan menyebalkan itu tak sebanding dengan wajah kecil dan kacamata bulatnya. Seperti Raja Kodok yang bertingkah layaknya macan.
Lin Mu menanggapi dengan anggukan.
"Masuk dan lihat sebentar," kata bocah itu lagi seraya menyodorkan sepasang sandal bertali oranye untuk digunakan Lin Mu. "Kita bicarakan harga sewanya setelah selesai melihat." Ia lalu berbalik, menggerakkan gestur supaya Lin Mu mengikutinya masuk ke dalam rumah.
"Oh iya, namaku Meng Xuan. Siapa namamu?" lanjut bocah itu memperkenalkan diri dan bertanya. Nada bicaranya terdengar acuh tak acuh. Ia bertingkah layaknya ibu-ibu pemilik kost dengan roll menggulung di bagian poni juga daster gombrangnya. Tidak ada rasa sungkan, namun masih ber-attitude dibandingkan seekor ayam yang masuk ke halaman tetangga lalu membuang kotoran di terasnya.
Itu pelanggaran!
"Namaku Lin Mu." Pemuda itu menyahut datar. Ia menerka, mungkin akan sangat merepotkan jika benar-benar berdekatan dengan bocah itu dalam waktu lama, pikirnya.
"Lin Mu ya? Sekarang sudah ada orang di lantai atas, jadi kamu hanya bisa menyewa kamar di lantai satu." Bocah bernama Meng Xuan itu memberitahu dengan ekspresi sengak. Lagak santainya dengan kedua tangan diselipkannya ke saku celana, membuat siapa pun ingin menjitak kepalanya hingga benjol. Atau menyetrumnya dengan raket nyamuk hingga seluruh rambutnya berdiri menegak dengan kulit gosong.
Tapi Lin Mu berusaha mengerti. Sekecil badannya, tetap saja ia pemilik rumah yang mungkin ... akan disewa dan ditinggalinya sesaat lagi. Mungkin!
Sekarang langkah keduanya sudah sampai di dalam ruangan dengan satu tempat tidur medium di tengahnya--sebuah kamar. Meng Xuan berbalik menghadap Lin Mu, menyilangkan lengan, lalu menyambung kembali…
Aku Seorang Sampah
Episode 19
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 77 Episodes
Comments
Jimmy Avolution
Ayo...
2022-03-28
0