Raut tanpa ekspresi ... bukankah makna di baliknya bisa lebih mengerikan? Karena tak terbaca?
Lin Mu boleh saja bodoh, lembek dan tak berguna. Tapi, hey! Dia itu Chang Kunzi, bukan lagi Lin Mu si pecundang. Selain raganya saja yang kini menjadi cangkang. Itu pun tidak tahu, apakah itu berstatus pinjaman, atau hak secara permanen.
Entahlah!
Ia sama sekali tidak peduli. Jikapun harus mencicil, ia akan lakukan. Asalkan jiwanya ... bisa bebas bergerak sesuka hati. Karena masih banyak hal yang perlu ia tandaskan dalam alurnya.
Chang Kunzi ... bentuk paling nyata dan manis dari kata; ‘balas dendam’.
Dan itu sama sekali tidak disadari Wang Junli.
Dengan percaya dirinya, revolver hitam di tangan kanannya terjulur lurus tepat mengarah ke bagian dada Lin Mu. Menembaknya--mungkin.
"Kenapa tidak bicara lagi? Bukankah tadi masih cukup berani? Apa kamu takut?!" Seruan yang bertenaga dari pria tua itu.
Dan lihatlah.
Sudut bibir Lin Mu tertarik ke samping, membentuk sabit senyuman--tipis saja.
BRAAAKK
Tindakan yang cepat dan tak terbaca. Meja di depan Wang Junli dihentak keras satu kaki Lin Mu. Mendorong telak bagian perut si tua itu hingga terjerembab membenturkan punggungnya pada lemari berkas di belakangnya. Pistol yang dipegangnya terlempar jauh ke lantai di sisi kirinya, saking keras hukum dasar yang diterimanya barusan itu.
"Untuk apa Bos Wang berbuat seperti ini?" tanya Lin Mu. Apa maksudnya mencari penderitaan sendiri? lanjut hatinya bertanya tak habis pikir.
"Uhuk, uhuk!" Suara batuk Wang Junli rapuh terdengar. Seraya memegangi perutnya yang sakit, ia lalu berkelakar, "Saudara ... saudara Lin, tadi itu hanya salah paham. Aku tulus ingin bicara baik-baik denganmu. Uhuk, uhuk!"
Sialnya, Lin Mu yang sekarang bukan orang tolol, setolol jiwanya di masa lalu. "Sepertinya tidak ada yang perlu dibicarakan lagi." Pupil hijau yang menyala, dengan sepasang alis yang saling bertaut, sudah jelas menunjukkan, bahwa ia sudah mulai muak dengan perangai si tua itu. "Jika aku ingin membunuh…
Aku Seorang Sampah
Episode 14
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 77 Episodes
Comments
Edy Sulaiman
ini cerita fantasi timur thor jgn lupa kultivasi gandanya...hhh aku lanjut terus baca kalu ada itu...
2024-04-06
0
Jimmy Avolution
Asyiek...
2022-03-28
0
Hendra Dwi M
chang kunzi, wang jinzi, samidi, lek pardi 🤣🤣
2021-12-14
1