Gedung menjulang dengan tiga lantai bercat putih itu, tak lain adalah Kantor Polisi.
"Polisi, permasalahannya demikian, jika tidak ada hal lainnya aku pamit dulu." Rendah tubuhnya yang tertekuk diangkat Lin Mu dari kursi yang didudukinya di depan seorang petugas polisi.
Ia baru saja diinterogasi perihal kejadian yang menimpa Polisi Wang.
"Kawan, Tunggu!" Petugas itu mencegah, tepat ketika Lin Mu hendak berbalik. Telapak tangannya melayang terjulur ke arah Lin Mu dengan tubuh setengah terangkat.
"Masih ada masalah apa?" tanya Lin Mu menolehnya, lalu berbalik kembali menghadapnya.
Polisi itu mulai melangkah mendekati Lin Mu. Dijulurkannya tangan ke arah pemuda itu. "Untung kamu membantu. Sehingga Polisi Wang bisa diantar ke rumah sakit tepat waktu."
Lin Mu balas menjabat dengan suka hati. "Aku hanya melakukan yang seharusnya," katanya disertai senyuman ringan.
Polisi itu tersenyum seraya menepuk pundak Lin Mu penuh bangga.
.....
Tiga jam kemudian ....
RUMAH SAKIT PERTAMA DONGHAI
"Pasien sedang dioperasi. Keluarga pasien mohon menunggu di luar!"
Peringatan biasa, seperti yang sering kita dengar di sinetron-sinetron dengan adegan serupa.
"Eh, kamu salah sangka!" Lin Mu mengelak. Ia bukan keluarga Wang. Hanya ....
Ya, apa sajalah!
Tidak ada siapa pun di sana, selain Lin Mu seorang yang menunggu di luar ruang operasi.
"Sudah lama sekali, masih belum keluar juga." Lin Mu mulai mengeluh. Sedikit pemikiran yang tercuat sebagai alasan khusus, mengapa ia mau repot-repot menunggui Wang dalam pertaruhan hidup dan matinya di ruang operasi.
Memastikan sesuatu! Begitu setidaknya.
Tampaknya situasinya tidak terlalu baik, hatinya mulai berkicau. Punggung tegapnya ia sandarkan ke dinding dengan tangan bersedekap dan kepala mendongak. Ini akan menjadi moment menunggu yang melelahkan, pikirnya.
Selang beberapa waktu.
Lampu berwarna merah yang melingkari tulisan OPERASI di atas bagian pintu, terlihat dimatikan, pertanda proses panjang menguras segalanya itu sudah usai dilakukan para petu…
Aku Seorang Sampah
Episode 44
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 77 Episodes
Comments
Supriadi
mantap
2024-03-21
0