"Mu, kamu sedang lihat apa?" Hentak kejut suara Song Yuru berhasil merenggut perhatian Lin Mu dari sejurus tatapnya yang mengarah geming pada wanita bergaun kuning.
"Uhh, tidak," kilah Lin Mu sedikit tak nyaman. "Baiknya kita cari tempat duduk dulu," katanya menyarankan, sebagai bentuk peralihan.
Semua mengangguk menyetujui.
Hampir semua lingkaran kursi telah dalam keadaan terisi. Keempatnya masih mencari, dan berhasil menemukan di waktu tiga puluh detik kemudian.
"Kita duduk di sana sini saja!" ujar Xuanrong seraya menunjuk sepaket kursi yang masih kosong, sedikit menjorok ke belakang dengan satu pilar besar di samping kirinya. Keempatnya merendahkan tubuh, duduk di sana, dengan sisa dua kursi kosong di sisi Lin Mu dan juga Yuru.
"Mu, kamu melihat nona yang di sana tanpa berkedip." Zixi, seperti biasa akan selalu menjadi komentator paling kritis.
"Aku tidak ...." Kalimat balasan Lin Mu kemudian terpotong, oleh dengking suara cakap melalui microfon di atas pentas.
"Mohon perhatiannya para hadirin!" Seorang pria berjas hitam selaku pembawa acara, menghimbau dari kiri pentas. Sedang di tengahnya, wanita cantik bergaun kuning yang sedari tadi ditatap Lin Mu, berdiri percaya diri lengkap dengan senyumnya.
"Bukankah itu Situ Xiu?!" decit Zixi lagi-lagi. "Wanita yang terus menerus dipandangi Mu!"
Lin Mu menghela pandangnya gegas ke arah pusat perhatian semua orang. "Ternyata dia Situ Xiu," katanya seraya memalingkan wajah kembali ke semula. Ia lalu nerunduk dan memejamkan mata, dengan telapak tangan saling tertaut di atas pahanya yang terkekuk. Tidak disangka Nona Situ bisa mengeluarkan kekuatan Qi rasa sejati. Sungguh hebat, komentarnya dalam hati--dijuruskan lurus pada Situ Xiu di atas pentasnya.
Dan Situ Xiu ....
Kekuatan telepati! Wanita itu berdecit tak percaya--juga dalam hati. Ditatapnya Lin Mu di kejauhan sana dengan mata melebar dan tampang gusar. Ternyata dia mengetahui rahasia keluargaku.
Sebelum lebih banyak asumsi di kepala Situ Xiu, pembawa acara menyela--me…
Aku Seorang Sampah
Episode 47
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 77 Episodes
Comments