"Apa?! Kenapa tidak dapat menembaknya?!" Mata yang melotot itu memancarkan kebingungan. Pria itu menyadari beberapa detik kemudian. Gawat, tidak ada peluru lagi! decit hatinya cemas. "Ka-kamu sebenarnya siapa?!" tanya gagapnya pada Lin Mu. Pistol diturunkan perlahan, dengan bahu menegang, penuh antisipasi.
Lagi-lagi Lin Mu memasang seringainya. Dan ....
BUGGG
Pukulan yang manis, mendarat tiba-tiba di perutnya tanpa diduga si penjahat.
"Kamu tidak perlu tahu siapa aku!" ujar Lin Mu.
Pria penjahat itu sudah terkapar di dasar jalanan tanpa bergerak lagi. Kedua tangannya tercampak lebar di sisian tubuhnya, sedang kepalanya terhentak ke samping dengan darah segar menciprat persis di depan wajahnya. Matanya telah terkatup seiring kesadaran yang menurun lalu menghilang.
Dengan gerakan santai, Lin Mu kembali memundurkan tubuhnya, berdiri tegak seraya melakukan krepitasi atas sepuluh jarinya hingga menimbulkan bunyi berkeretak.
Satu pukulan di perut saja sudah terkapar, bagaimana jika ia menggunakan kekuatan sepenuhnya?
Dengan kekuatan segitu, seharusnya tidak memakan nyawa, 'kan? tanya hati Lin Mu seraya mengamati. Tatapnya pada pria itu ia biarkan berlalu, lalu beralih pada Wang yang ....
Gawat! Polisi itu ..., ia menyadari. Laju dengan gegas menyongsongnya.
Julang tubuhnya diturunkannya meniti rendah untuk berjongkok. Kanan tangannya ia selinapkan ke bagian bawah punggung Wang, lalu mengangkatnya. Sejenak tajam matanya mengamati kondisi wanita itu.
Sepertinya dia pingsan karena kehilangan banyak darah, batin Lin Mu berasumsi. Kini dua jari--telunjuk dan jari tengahnya ia tekankan pada nadi di pergelangan tangan Wang. "Denyut nadinya ...." Matanya seketika melebar, disusul jantung yang berdentam menabuh cemas. "Sangat lemah! Aku harus segera membawanya ke rumah sakit!" Tanpa babibu, diangkatnya tubuh lemah Wang lalu membopongnya meninggalkan tempat itu menuju rumah sakit.
Kilas balik end.
Saat ini di ruang rawatnya, Wang sudah bangun kembali. Wajah pucatnya telah tanggal t…
Aku Seorang Sampah
Episode 45
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 77 Episodes
Comments
Supriadi
jos tenan
2024-03-21
0
🐈"€£! S@",,, P,,,
sudah smpe bab ini,,,, kak Magisna 👍👍👍,,,, aku ga pernah nemu typo😘😘
2022-01-11
2