Pekat malam masih menyelubung setengah belahan dunia. Termasuk tempat itu.
Sebuah rumah sederhana, dengan perabotan alakadarnya yang nampak kuno. Di atas ranjang kayu yang hanya dibalut sehelai permadani tipis, tanpa kasur, tanpa bantal--Lin Mu terbaring di sana. Tubuh tegapnya terjolor tanpa busana lengkap. Hanya sepotong pakaian dalam yang menutupi kawasan sakral di bagian bawahnya.
"Sakit sekali," racau Lin Mu di antara timbul tenggelam kesadarannya--masih dengan mata terpejam.
Di ruangan lain rumah itu, di hadapan sebuah potret seorang kakek tua berkemeja putih yang terletak di atas meja, Zhou duduk bersimpuh. Tiga batang dupa hio diangkatnya hingga ke depan wajah dengan mata terpejam. "Guru ...," gumamnya dengan suara parau.
.....
Kilas balik sepuluh tahun lalu ....
"Guru ... semua salahku." Gadis kecil dengan tubuh berisi juga pipi chubby itu tak lain adalah dirinya sendiri--Zhou Shiyun. "Aku membuatmu menjadi begini." Ia terus menangis seraya memeluk tubuh renta kakeknya yang terbaring di atas sebuah ranjang tua.
Di antara kembang kempis napas yang mulai berat, orang tua itu bertutur dengan suara parau, "Yun ... menolong orang yang akan meninggal adalah kewajiban seorang dokter." Sejenak meraup napas yang semakin sulit mengaliri kerongkongannya. "Guru dapat meninggal tanpa sesal karena telah menolong nyawamu." Katup matanya mulai berat untuk terbuka, perlahan menyipit, lalu tertutup sempurna. "Kamu harus hidup dengan baik dan menolong lebih banyak orang."
.......
Mengingat selaksa kejadian di masa lalunya, Zhou tak bisa menahan titik-titik air mata yang luruh berjatuhan tanpa komando di pipinya.
"Saat dibesarkan Guru, aku menderita penyakit langka. Jika bukan karena kekuatan rahasia Guru, aku tidak akan ada saat ini."
Wanita berambut cola yang saat ini sedang tak mengenakan seragam dokternya itu mulai bangkit setelah menaruh tiga batang dupa di tangannya ke tempatnya.
Langkah kakinya menuntun ke arah di mana sebuah lemari dua pintu berdiri. Disibaknya satu ba…
Aku Seorang Sampah
Episode 64
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 77 Episodes
Comments
Abdullah
up up up
2022-02-28
0
Abdullah
up
2022-02-28
0
Abdullah
oke
2022-02-28
0