Revan menarik tubuh Nara dalam dekapannya dan mencium pucuk kepala istrinya.
“Nara, aku mohon hentikan semua usahamu untuk menyakiti Mona. Aku ingin semuanya baik-baik saja. Bukankah kamu sudah mendapatkan semua yang kamu inginkan. Apa itu belum cukup?”
Nara berbaring memunggungi Revan dengan hanya di balut selimut setelah kegiatan ‘panas’ mereka.
Nara hanya diam dan memandang keluar melalui jendela. Dia tidak terkejut dengan pernyataan Revan. Memang benar yang Revan katakan, dia sudah mendapatkan semuanya dari aset, uang, perhiasan bahkan saham perusahaan sebagian besar atas namanya. Jika dibandingkan dengan Mona itu lebih dari cukup. Namun, satu hal yang tidak di pahami oleh suaminya.
Nara hanya tidak ingin berbagi dengan siapapun atas untuk cintanya.
“Apa hanya aku yang ada di hatimu?” tanya Nara sambil mengenggam erat selimutnya menguatkan dirinya akan jawaban apa yang akan diberikan oleh suaminya.
Revan hanya menghela napas dan menatap punggung Nara yang samar-samar terlihat karena cahaya rembulan yang menembus ke kamar mereka.
“Jangan minta aku untuk memilih, itu tidak akan pernah terjadi,” Revan beranjak dari ranjang dan mengenakan celana boxernya lalu menuju ke kamar mandi.
Tidak bisakah kamu mengatakan bahwa kamu hanya mencintaiku walaupun itu dusta.
Ini lebih menyakitkan.
Jika kamu tidak bisa memilih, maka aku yang akan memilih.
Saat mendengar pintu kamar mandi terbuka. Nara segera menutup matanya seolah sudah tertidur. Dia merasakan pergerakan diatas ranjang. Setidaknya Revan setiap harinya tidak pernah tidur di kamar Mona.
Ya, setidaknya Nara tidak pernah melihat Revan memasuki kamar Mona itu sedikit membuat hatinya bahagia.
\*\*\*
Nara baru saja turun dari taxi. Berjalan anggun dengan memakai dres berwarna biru yang terlihat mencetak jelas lekuk tubuhnya. Andai saja Revan ikut bersamanya maka suaminya akan memintanya memakai pakaian yang lebih longgar.
Beberapa hari lalu dia mendapatkan undangan untuk menghadiri lauching…
NARA
BAB 30
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 56 Episodes
Comments
Vida Kasim
ara napa kmu lari..bukan kh itu pilihan kmu udh bertahan menerima. .nangis pun percuma. .aq uda ga kasian lg ke kmu.
2020-09-02
0
Ay_die
bgkit nara. larilah dr obsesimu tntg revan. liatlah Ferdian. iya gk thor?
2020-04-15
0
Shari Ajja
pergi ajj coba nara nya
2020-01-15
1