BAB 44

Rasa lelah dan pegal-pegal di seluruh tubuh adalah yang aku rasakan ketika bagun.

“Bagaimana tidurmu?”

Aku menarik naps panjang dan menghembuskannya perlahan. Dia tersenyum denga lembut kepadaku. Aku bangkit perlahan untuk duduk.

“Minumlah.”

Dia menyodorkan segelas air penuh padaku. Aku menerimanya lalu meminum air itu sampai habis.

“Untuk apa ke sini. Aku tidak membutuhkan apapun.”

“Kau tidak suka aku datang di malam hari secara diam-diam. Jadi, aku putuskan menunggu sampai kau bangun.”

“Ini bukan rumahmu. Tunjukkan sopan

santunmu pada pemilik rumah, bahkan aku sendiri tidak memiliki hak untuk menerimamu di sini.”

“Siapa bilang aku ke sini tanpa izin? Mereka mengizinkan aku masuk bahkan kekasih barumu itu tidak akan bisa melarangku karena kau memang masih milikku”

“Pergilah. Aku sedang tidak ingin bertengkar, aku harus menyimpan energiku untuk kepentingan lain.”

Revan tampak menaik napas, lalu duduk

di sampingku. Menatap tepat ke dalam mataku, aku masih tetap mengamatinya.

“Aku akan pergi keluarg negeri beberapa hari. Jaga baik-baik anak kita, aku akan berusaha menyelesaikan masalah di sana secepat mungkin.”

“Lebih baik jangan pernah kembali.”

“Aku mengartikan itu sebagai peringatan supaya aku segera menemuimu.”

“Revan, lepaskan aku. Biarkan aku hidup

bahagia dengan anakku tanpa adanya kamu.”

Revan tersenyum kepadaku, “Satu hal yang harus kau pahami. Aku tidak pernah ingin merebut kebahagiaanmu, Nara. Aku sudah berpisah dengan Mona dan hanya kamu yang akan menjadi ratu di rumah kita.”

“Aku membencimu, Revan. Aku ingin memulai hidupku tanpa rasa takut kau mengambil anakku. Tolong, lepaskan aku.”

"Lalu, apqkah anak kita akan bahagia jika melihata orang tuanya berpisah? Jangan pertahankan keegoisan itu dengan alasan kebahagian."

Revan mengabaikan perkataanku. Dia keluar dari kamarku. Aku masih menangis, memohon padanya.

Beberapa kali pintu kamarku di ketuk, “Nara. Aku boleh masuk?”

“Iya, masuklah.”

“Kamu menangis? Apa dia melakukan sesuatu?” tanya Alfian

“Aku hanya ke…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

Zilvi Purnama

Zilvi Purnama

lanjut

2020-10-30

0

.

.

kembalikan nara thoor revan sdh berubah .nara hg sebenarnyabmasih mencintai revan cm prlu waktu

2020-04-15

0

Nury 🍀

Nury 🍀

dari sudut pandang Nara, dia pasti sakit hati, berkali2 disakiti Revan dan Mona, trauma takut kejadian itu terulang lagi itu juga pasti. tapi kalo liat ketulusan Revan yang mau berubah kasihan juga, semoga authornya ngasih takdir yang baik buat mereka

2019-12-12

5

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!