BAB 8

Semua pekerjaan telah selesai dan aku kembali ke rumah. Aku membuka ponselku dan membaca lagi begitu banyak pesan singkat dari Nara. Anak ini benar-benar mengganggu ku setiap hari.

Aku sengaja tidak memberi tahu jika akan pulang hari ini. Aku tidak sabar melihat ekspresinya.

Jika ada yang bertanya tentang perasaan ku padanya. Entahlah aku pun tidak tahu perasaanku yang sesungguhnya.

Saat aku memasuki rumah, tidak ada tanda kehadirannya hanya beberapa maid yang sedang melakukan tugas mereka.

Aku menuju kamar dan aku melihat Nara sedang tertidur pulas di ranjang.

Dasar pemalas jam segini dia masih tidur. Apa dia tidak mandi. Ah, sepertinya dia sudah mandi beberapa rambutnya masih basah. Dia terlihat berbeda hari ini semakin cantik dan menggemaskan. Tunggu! Apa yang baru saja aku pikirkan. Sepertinya aku harus mandi membersihkan semua pikiran ku yang tidak seharusnya.

Aku memutuskan untuk beristirahat sebentar menunggu sampai waktu makan malam tiba. Aku berbaring di sampingnya, ku tatap wajahnya terbesit rasa ingin membelai wajah itu namun aku takut dia akan bangun. Mata nara terlihat sembab. Apa dia habis menangis? Apa yang membuatnya sedih. Mungkin dia merindukan orang tuannya.

Saat aku mulai sedikit telelap. Sayup-sayup aku mendengar pintu di ketuk beberapa kali aku berusaha mengumpulkan kesadaranku. “Ada apa?”

“Tuan, makan malam sudah siap.” Suara maid di balik pintu kamar ku

“Ya, pergilah”

Saat aku ingin beranjak bangun seperti ada yang menahan lenganku. Aku melihat ke arah samping ternyata Nara memakai tanganku sebagai bantal untuk tidur.

Apa yang dia lakukan. Sejak kapan dia seperti ini dan sejak kapan dia jadi berani menyentuhku semaunya.

“Hei,,bangun...hei bangunlah!” dia benar-benar membuatku kesal sekarang

“NARA BANGUN!!!”

“Yaa,,bisa tidak kau jangan berteriak seperti itu. Bangunkan aku dengan lembut, suamiku.” Dia menegerjapkan matanya

“Dalam mimpimu!!”

“Bahkan sekarang dalam mimpiku pun dia tidak memperlakukanku dengan baik. DIa memang pria kasar sejati.”…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

Dahlina Leader Azaria Ina

Dahlina Leader Azaria Ina

terlalu berlebihan kaya nara tidak pinya harga diri kalau menurut saya

2020-04-15

2

Euis Purnamasari

Euis Purnamasari

ayo maju teruuus

2020-04-04

0

Fitri Lin

Fitri Lin

ayo nara...pepet terus...

2020-03-09

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!