Seminggu telah berlalu dari kejadian saat itu. Kini keadaan Nara sudah berangsur membaik luka memar di lehernya pun sudah memudar.
Seperti biasa Nara tidak mengatakan apapun kepada kedua orang tuanya. Jika mereka tahu ini akan menjadi semakin rumit.
Dalam waktu satu minggu ini Revan juga sangat berbeda. Bahkan Nara merasa sangat tidak nyaman dengan perlakuan Revan padanya.
“Revan, aku bisa makan sendiri tidak perlu seperti ini.”
“Sudah makan saja. Aku tidak keberatan melakukan ini.” Revan menyuapi Nara setiap jam makan dia juga bersikap hangat pada Nara.
Revan meletakkan piring kosong diatas nakas yang isinya telah di habiskan Nara. Dia menggenggam tangan Nara dan menatap mata Nara.
“Maafkan aku karena terlalu takut untuk mengakui perasaanku padamu. Begitu banyak penderitaan yang aku berikan padamu.” Revan membelai pipi Nara dengan punggung tanggannya.
“Revan, aku tidak tahu harus percaya padamu atau tidak. Bagiku semua ini terlalu cepat.” Revan menundukkan wajahnya dan menggenggam erat tangan Nara.
“Kamu berhak untuk membenciku. Aku terlalu buta untuk melihat kenyataan dan aku menerima semua kebohongan Mama.”
Nara begitu bingung dengan perasaannya. Harus percaya atau tidak. Benarkah Revan memang sudah berubah atau ini hanya untuk mendapatkan kepercayaan dari papanya agar memaafkannya.
Revan tiba-tiba menarik lengan Nara dan memeluknya.
“Maafkan aku. Maaf..maaf..” terdengar dengan jelas isakan dari Revan.
“Aku ingin kita mulai dari awal Nara. Aku..aku mencintaimu.”
Tubuh Nara tersentak saat mendengar ucapan Revan. Nara sedang mencerna kata-kata itu satu persatu dan memastikan dia tidak salah mendengar itu.
“A..apa?” Nara melepaskan pelukan Revan
“Ya, aku sudah lama mencintaimu hanya saja aku tidak memiliki keberanian untuk mengatakannya dan aku terlalu cemburu saat melihatmu bersama pria lain!”
Nara mengerutkan dahinya. Berpikir siapa pria lain yang dimaksud Revan, “Siapa maksudmu?”
“Entah aku tidak ingin mengingatnya!” Revan memalingkan wajahnya
Nara tersenyum bah…
NARA
BAB 12
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 56 Episodes
Comments
Bentang Azza
monoton ceritanya gk seruuuu cwe nya kyk murahan
2020-10-25
0
Vida Kasim
wah...gampang bgt memaafkan. .hampir mati mala...kamu bodoh nara...u episode ini aq ga mendukung kmu sm si revan
2020-09-02
0
Dahlina Leader Azaria Ina
iya saya juga maunya gitu si revannya dibikin gila dulu baru si nara memaafkannya....secara bertahun tahun si nara tersiksa
2020-04-15
0