BAB 55

Teh yang di hidangkan mengeluatkan aroma segar dan menenangkan. Teh beraroma melati ini adalah racikannya sendiri.

Hidup sendiri sperti ini, membuatnya banyak memiliki waktu luang. Hari - harinya diisi dengan mengurus tanaman hias dan beberapa tanaman obat.

Jauh dari hiruk - pikuk keramaian kota tempat ini selalu menjadi tempat terindah untuk di tinggali dan melepas stres.

"Ibu ingat dulu kamu dan Ferdian. Setiap akhir pekan akan ke sini dan membantu merawat tanaman - tanaman milik ibu."

"Iya, bu. Tidak terasa semuanya berlalu begitu saja."

"Maafkan Ferdian ya, Nara."

"Bu, saya sangat ingin Ferdian berhenti melakukan semua ini."

"Rasa putus asa yang Ferdian dapatkan mengakibatkan dia melakukan semua ini ke kamu, Nara. Ibu sudah berulang kali mencoba menasehati tapi dia bersikeras bahwa kamu akan hidup penuh penderitaan."

Nara memecamkan matanya. Menghembuskan napas perlahan.

"Saya sadar semua kesalahan yang Ferdian lakukan karena keinginannya untuk membantu tapi sunggu aku tidak menginginkan ini. Saya memohon dengan sangat pada ibu untuk bisa menyadarkan di agar mengentikan semua ini."

"Ibu akan berusahan. Tapi ibu tidak bisa memberikan kepastian bahwa dia mendengarkan perkataan ibu. Satu - satunya orang yang dia dengar hanya kamu jika kamu."

"Baiklah, bu. Sya sangat menanti kabar baik dari anda."

Nara meninggalkan rumah ibu Ferdian dengan penuh kecemasan dan kesedihan.

Bahkan ibunya saja sudah menyerah untuk menyadarkan perbuatannya. Jalan buntu sudah di depan mata.

Saat sampai di rumah Nara di sambut dengan senyuman Revan dengan penuh kegembiraan.

"Apa yang lucu?" tanya Nara

"Aku hanya mendapat kabar baik," ucap Revan lalu meminum kopi yang sudah hampir dingin di atas meja.

"Jangan berpikir aku menyerah. Lihat saja, aku pasti bisa mengatasi ini."

"Hmm." Revan tersenyum miring pada Nara.

Revan ingin tertawa melihat tingkah istrinya. Nara memang wanita yang keras kepala.

Seharusnya dia mengalah saja dari pada harus berpikir keras untuk menyadarkan Ferdian. Begitula…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

Fynan Mbojo

Fynan Mbojo

4 jempol buat karyanya...... semua novel punya kekhasannya masing masing... tp baru yg ini yg nancap dihati.... luar biasa

2020-04-26

0

Euis Purnamasari

Euis Purnamasari

d aduk aduk perasaaku

2020-04-05

0

Rosmawati

Rosmawati

lanjutaan nya

2020-03-24

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!