Nara terbangun dari tidurnya, tenggorokannya terasa kering, butuh air untuk menyegarkan kerongkongannya. Dia menyibakkan selimut yang dia kenakan lalu turun dari ranjang.
Revan tidak berada di sampingnya, itu sudah biasa karena Revan tidak pernah tidur cepat.
Nara berjalan ke dapur membuka lemari pendingin mengambil sebotol air, kemudian dia tuangkan dalam gelas dan meminumnya perlahan.
Kemudian dia berniat untuk kembali ke kamar tidurnya.
Saat melewat ruang kerja Revan. Nara membuka pintu ruangan itu.
Gelap. Sepertinya Revan tidak berada di sana.
Nara terkejut saat mendengar suara benda jatuh, seperti ada seseorang yang memecahkan kaca. Jantung Nara sempat berdetak kencang.
Apakah ada maling masuk, tapi tidak mungkin. Penjaga rumah ini selalu siaga.
Nara memutuskan untuk mencari asal suara itu. Dia jalan perlahan agar tidak menimbulkan suara. Keributan itu berasal dari taman belakang. Dia mengintip di sela - sela jendela kaca di hadapannya.
"Revan? Dia di sini."
Langkah Nara terhenti saat hendak mendekati suaminya. Terlihat dengan jelas oleh Nara. Revan melemparkan sebuah handgun pada Jhon.
"Habisi dia. Aku rasa ancamanku tidak dia pedulikan."
"Tapi, bukankah beresiko dangat tinggi jika kita melakukannya sekarang. Bahkan bukti itu belum ada pada kita. Bisa saja dia sudah memberikan pada orang lain."
"Cari bukti itu sampai kau dapatkan, jika tidak habisi saja dia."
"Bagaimana dengan istri anda? Dia meminta untuk bersabar."
"Jangan samapai Nara tahu rencana ini. Dia tidak akan memberikan itu pada Nara. Pria brengsek itu sengaja menekan Nara."
"Pria itu tiba - tiba tewas di saat sedang bermasalah dengan kita, bukankah itu bisa menjadi bumerang."
"Lakukan dengan halus, jangan sampai Nara mencurigai kita. Aku rasa kau bisa mengatasinya, ini bukan pekerjaan yang baru untukmu."
"Baik tuan. Saya akang memberikan kabar baik secepatnya."
Nara jalan perlahan menjauh dari Revan. Sesekali melihat kebelakang taku jika Jhon maupun Revan melihatnya. Kembali ke kamarnya, menutup se…
NARA
BAB 53
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 56 Episodes
Comments
Sri Rahayu
heh hidup Nara kok tidak bisa tenang ya???dicintai tapi tidak bisa bahagia .....ada saja yang datang mengganggu....tidak seperti ketika hidup didesa dengan kesederhanaan namun berlimpah kehangatan dan kasih sayang....
2020-05-27
0
dwie
cinta berubah segala nya ferdian yg lembut menjadi keras kepala
2020-01-25
3
Dr_ Shelvana 07
bunuh aj s Ferdian..
kalau perlu cabut sampai k akar2 ny
2020-01-21
4