BAB 47

Nara mengerjapkan matanya. Mengumpulkan kembali kesadarannya.

Perlahan Nara membuka matanya.

Aku tertidur di dalam mobil dan paha siapa yang aku jadikan bantal. Oh, tidak! bagaima bisa aku begini. Jelas tadi aku melarangnya

menyentuhku tapi sekarang aku yang tidur di pahanya.

“Kamu sudah bangun?” tanya Revan

Nara segera bangkit dan kembali menegakkan tubuhnya. Nara meringis saat perutnya mengalamai kontraksi karena bergerak tiba-tiba.

“Santai saja, aku tidak seperti kamu yang tidak ingin di sentuh. Aku bahkan dengan senang hati menajdi bantalmu saat tidur.”

“Perjalanan sangat jauh jadi wajar aku lelah. Kamu tidak akan tahu rasanya membawa perut sebesar ini selama sembilan bulan.”

“Aku memang tidak bisa merasakannya, maka dari itu biarkan aku berada di sampingmu untuk belajar memahami perasaanmu,” ucap Revan tulus tanpa maksud menggoda Nara

Nara mengabaikan Revan dan dia baru saja menyadari bahwa sejak tadi mereka berada di halaman rumah.

“Kenapa kita kesini? Kamu bilang kita hanya sarapan.”

“Tapi kamu tidak tanya sarapan dimana, jadi bukan salahku jika membawa kamu ke rumah.”

Mereka turun dari mobil. Nara mengikuti langkah Revan masuk ke rumah yang dulu mereka tinggali.

Sekilas Nara melihat Jhon sedang berbicara dengan tiga prang penjaga.

“Pasti dia berpesan untuk menjaga keamanan dengan ketak dan jangan biarkan aku kabur,” gumam Nara

“Kamu jadi suka berprasangka buruk pada orang.”

“Itu karena aku trauma bertemu dengan orang jahat dan tak berprasaan.”

Makanan sudah tersedia di meja makan. Untuk apa menyediakan makanan sebanyak ini, kita hanya makan berdua saja.

“Siapa bilang berdua. Papa sebentar lagi datang. Ikut aku?”

Revan menarik tangan Nara, perlahan Revan menuntun Nara menaiki tangga demi tangga menuju lantai dua.

Setelah sampai di depan pintu kamar mereka dulu, Nara melepaskan tangan Revan.

“Tunggu! Kamu mau ngapain ngajak aku ke kamar. Jangan harap aku mau melakukan ‘itu’ denganmu.”

“Melakukan ‘itu’?” tanya Revan bingung

“Ya aku tidak mau terjadi ‘itu’ lagi.…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

chipa'm

chipa'm

waaah sama dong kelahiran sean sama ulang tahun revan

2020-07-19

3

Nury 🍀

Nury 🍀

makasih udah up banyak thor, semakin deg2an semoga Nara bisa memaafkan Revan ya

2019-12-18

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!