“Alfian, hari ini kamu liburkan. Antarin Nara dulu belanja,
bahan makanan banyak yang sudah habis.”
“Iya, Nek. Tapi, Nara mau atau tidak pergi sama aku?”
“Kamu belum baikan juga sama Nara?”
“Sepertinya, Nasehat Nenek ke kamu tadi malam berjam-jam
tidak aku dengar.”
“Bukan begitu, Nenek cantik. Habis Nara diam saja aku jadi
bingung mau ngomong apa.”
“Kalian ini, bagaimana bisa bertahan di dunia yang kejam jika
punya sifat pengecut seperti ini.”
“Aduh, jangan bahas hal yang di luar pengetahuan dong, Nek.”
“Kamu ini ngelawan terus kalau di kasih tahu.”
Nenek mencubit lengan Alfian sampai memerah.
“Nara, udah siap belum?” tanya Nenek
“Sudah, Nek. Ayo, kita pergi.”
Nara menggandeng tangan Nek Imah dan berjalan menuju pintu
keluar.
“Lutut Nenek sakit, kamu pegi sama Alfian saja ya. Ini catatan
belanjaan dan ini uangnya.”
Nenek memberikan Nara secarik kertas dan segulung uang yang
di ikat dengan karet gelang. Khas Nenek-Nenek tentunya.
Ini semua memang sudah Nenek rencanakan, sebelumnya aku
merasa curiga mengapa Nenek tiba-tiba mengajak ke pasar. Padahal Mbak Wiwit
yang biasa di berikan tugas ini.
Alfian sudah menunggu di atas motornya. Aku berangkat ke
pasar dengan Alfian. Kami tidak bicara sepatah katapun.
Tetesan air hujan mulai terasa, sedikit membasahi kulitku. Aku
ingin meminta Alfian berhenti dan berteduh sejenak, tetapi kami sedikit lagi
sampai di pasar. Aku mengurungkan niat itu.
Awalnya aku ingin berjalan-jalan ke pasar untuk membeli
beberapa barang keperluanku dan pesanan Nenek tapi, hujan turun semakin deras.
Akhirnya, aku mengurungkan niat dan mencari tempat berteduh terlebih dahulu.
Aku berteduh di sebuah kedai sederhana. Aroma masakannya
sangat menggoda indra penciumanku dan perutku otomatis menjadi memohon untuk
segera di isi.
Aku mengedarkan pandanganku untuk menemukan pemilik warung
makan ini. Sepertinya dia sedang memasak di dapur.
“Kamu mau ngapain?” tanya Alfian yang menyadari arah mataku
menatap
“Gak.” Aku menggeleng
“Jangan jajan sembarangan. Sebenta…
NARA
BAB 39
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 56 Episodes
Comments
Dhea Devi Fuji Astuty
gk sabar nunggu bab selanjutnya..
2019-12-07
2
Ahmada
Buat yg suka novel bergenre fantasi, bisa coba baca novel berjudul "Pangeran kegelapan".
Siapa tau cocok
2019-12-07
1