BAB 39

“Alfian, hari ini kamu liburkan. Antarin Nara dulu belanja,

bahan makanan banyak yang sudah habis.”

“Iya, Nek. Tapi, Nara mau atau tidak pergi sama aku?”

“Kamu belum baikan juga sama Nara?”

“Sepertinya, Nasehat Nenek ke kamu tadi malam berjam-jam

tidak aku dengar.”

“Bukan begitu, Nenek cantik. Habis Nara diam saja aku jadi

bingung mau ngomong apa.”

“Kalian ini, bagaimana bisa bertahan di dunia yang kejam jika

punya sifat pengecut seperti ini.”

“Aduh, jangan bahas hal yang di luar pengetahuan dong, Nek.”

“Kamu ini ngelawan terus kalau di kasih tahu.”

Nenek mencubit lengan Alfian sampai memerah.

“Nara, udah siap belum?” tanya Nenek

“Sudah, Nek. Ayo, kita pergi.”

Nara menggandeng tangan Nek Imah dan berjalan menuju pintu

keluar.

“Lutut Nenek sakit, kamu pegi sama Alfian saja ya. Ini catatan

belanjaan dan ini uangnya.”

Nenek memberikan Nara secarik kertas dan segulung uang yang

di ikat dengan karet gelang. Khas Nenek-Nenek tentunya.

Ini semua memang sudah Nenek rencanakan, sebelumnya aku

merasa curiga mengapa Nenek tiba-tiba mengajak ke pasar. Padahal Mbak Wiwit

yang biasa di berikan tugas ini.

Alfian sudah menunggu di atas motornya. Aku berangkat ke

pasar dengan Alfian. Kami tidak bicara sepatah katapun.

Tetesan air hujan mulai terasa, sedikit membasahi kulitku. Aku

ingin meminta Alfian berhenti dan berteduh sejenak, tetapi kami sedikit lagi

sampai di pasar. Aku mengurungkan niat itu.

Awalnya aku ingin berjalan-jalan ke pasar untuk membeli

beberapa barang keperluanku dan pesanan Nenek tapi, hujan turun semakin deras.

Akhirnya, aku mengurungkan niat dan mencari tempat berteduh terlebih dahulu.

Aku berteduh di sebuah kedai sederhana. Aroma masakannya

sangat menggoda indra penciumanku dan perutku otomatis menjadi memohon untuk

segera di isi.

Aku mengedarkan pandanganku untuk menemukan pemilik warung

makan ini. Sepertinya dia sedang memasak di dapur.

“Kamu mau ngapain?” tanya Alfian yang menyadari arah mataku

menatap

“Gak.” Aku menggeleng

“Jangan jajan sembarangan. Sebenta…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

Dhea Devi Fuji Astuty

Dhea Devi Fuji Astuty

gk sabar nunggu bab selanjutnya..

2019-12-07

2

Ahmada

Ahmada

Buat yg suka novel bergenre fantasi, bisa coba baca novel berjudul "Pangeran kegelapan".
Siapa tau cocok

2019-12-07

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!