BAB 54

Setelah pertemuan Ferdian dengan Nara satu minggu lalu.

Ancaman dari Revan sudah mulai di rasakan oleh Ferdian. Rumahnya tiba - tiba di masuki segorombolan orang yang mengobrak - abrik seisi rumah seperti mencari sesuatu sampai rem mobilnya yang yiba - tiba tidak berfungsi tapi dia masi bisa selamat dari kejadian itu.

Peringatan dari Nara cukup membuatnya berhati - hati dan mengecek semuanya sebelum berpergian.

Kini Ferdian sedang berhafapan dengan Om Hutomo. Bagaimanapun juga dia tidak terima jika Ferdian mengabaikan semua permintaan damai dari Revan dan Papanya. Padahal tawaran itu sangat menggiurkan untuk di terima.

"Kerja keras Om selama ini jadi sia - sia karena ke egoisan kamu!"

"Sejak awal aku tidak setuju dengan rencana itu Om."

"Lalu kamu pikir rencana kamu lebih baik. Kamu hanya mementingkan perasaan pribadi tidak berpikir untuk kemajuan perusahaan ini."

"Keputusanku tetap sama. Aku tidak akan menyerah hanya karen sebuah ancaman seperti itu."

"Ini bukan hanya sekedar ancaman! Dia akan menyingkirkan siapapun yang menghalangi jalannya."

"Aku tidak akan berhenti sampai Nara berada di pihakku."

"Dasar bodoh! Kamu pikir perempuan itu akan memilih kamu?"

"Itu bukan urusan om. Aku yang akan menetukan urusan pribadiku."

Ferdian pergi meninggalkan ruang kerja Pamannya.

"Kamu lihat anakmu itu. Dia sudah gila!" ucap Hutomo kepada Ibu Ferdian.

"Aku akan coba bicara dengan dia saat di rumah nanti."

"Ini kesempatan bagus untuk kita mendapatkan saham di perusahaan Revan tapi dia malah menolaknya demi mendapatkan wanita itu."

"Dia hanya ingin memperjuangkan Nara, mas. Mungkin dia tidak ingin menyesal untuk kedua kalinya karena meninggalkan Nara."

"Iya tapi ini konyol. Sudah jelas perempuan itu sudah rujuk dengan suaminya bahkan sudah punya anak. Mereka tidak mungkin bercerai."

Ibu Ferdian hanya bisa menghela napas. Antara ingin membela putranya tapi yang di katakan kakak laki - lakinya ada benar.

Ferdian di butakan dengan ke inginan pribadinya tanpa memikirkan sebab akib…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

anyarai

anyarai

kpn sh up nya

2020-01-04

0

Milk Ball

Milk Ball

Jadi gemes sendiri sama di bod*h Ferdian...
Udah dikasih tau baik2 sama Nara...
Udah dinasehati...
Udah dikasih saham dari perusahaan nya Revan..
Masih aja ngeyel...
Ini ciri2 laki2 yg gagal move on...
Dan pengen perjuangan wanita yg udah bersuami dan punya anak...
Gila kali...

Lenyapin ajalah manusia kayag gini...

2019-12-29

5

Nury 🍀

Nury 🍀

berharap happy ending saja lah, kasihan Naranya kayanya belum sempet dia istirahat udah muncul aja masalah terus.
Ferdian juga b*go banget ya, Nara itu sudah bahagia udah bisa nerima Revan, koq kamunya malah ngotot memperjuangkan sesuatu yang jelas2 udah ada pemiliknya.
dua2nya udah saling mencintai koq masih saja nguber. udah menyerah saja itu buat kebaikan kamu Ferdian

2019-12-28

5

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!